Breaking News:

Sosok

Kunci HungryFever Jadi Influencer Kuliner Terkenal

Hartanto atau HungryFever kini menjadi influencer terkenal di bidang Food Review. Ini kunci keberhasilan pemuda dari Pontianak tersebut.

Editor: eben haezer
ist/dok.pribadi
Food Blogger Hartanto atau HungryFever 

Reporter: Luthfi Husnika

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Ketertarikannya dalam dunia kuliner membawa Hartanto atau akrab disapa HungryFever menjadi seorang influencer terkenal.

HungryFever kini menjadi seorang blogger food reviewer yang banyak menarik perhatian para followers-nya.

HungryFever mengawali karirnya di bidang food and beverage (F&B) sejak 2015 lalu. Ia kemudian semakin gencar membuat konten kreatif dua tahun belakangan.

"Saya antusias terhadap industri F&B dan sudah menekuni sejak tahun 2015. Terlebih lagi saat pandemi saya sering membuat konten untuk mengedukasi masyarakat," jelas HungryFever, Senin (1/8/2022).

Ia kemudian mengolah ide kreatifnya menjadi konten edukatif yang banyak disukai. HungryFever ingin menunjukkan bahwa bidang kuliner itu menarik dengan mengunggah video-video memasak simpel berdurasi kurang dari 1 menit.

"Saya ingin menunjukkan asal ada niat, memasak itu mudah kok. Bahkan hanya dengan melihat video berdurasi singkat, sudah bisa memasak. Bidang kuliner itu menyenangkan," ungkap lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak ini.

Hasil konten kreatifnya diunggah melalui Instagram, TikTok, maupun YouTube setiap hari, baik berupa foto maupun video. Dari sini lah, kemudian ia berpenghasilan dengan mendapatkan endorse/paid promote. Ia juga mendapatkan tawaran kolaborasi dengan brand-brand ternama (khususnya F&B).

Menariknya, pria asal Pontianak, Kalimantan Barat ini menyajikan konsep berbeda dalam konten buatannya. Ia selalu memberikan penjelasan verbal dalam setiap video buatannya, sehingga mampu memberikan pemahaman lebih bagi para penonton.

"Banyak audience juga yang tertarik dan menikmati konten saya, karena warna suara saya yang dianggap berbeda dari pada yang lain. Selain itu, saya juga tipikal foodies yang interaktif, karena selalu menjawab semua pertanyaan dari audience. Saya juga selalu menampung saran dan kritikan dari audience dalam kaitannya untuk kemajuan HungryFever," paparnya.

26 Agustus mendatang, @hungryfever akan merayakan anniversary ke-7. Ia pun mengingat awal mula membangun nama HungryFever. Nama itu menurutnya tak sengaja tercetus ketika ia masih di Pontianak 2015 lalu.

"Dulu nama itu (HungryFever) tiba-tiba terlintas dalam benak saya saat masih di Pontianak. Kemudian saya pindah ke Jakarta dan coba mewujudkan nama itu menjadi nyata di Instagram. Awalnya saya kesulitan membuat konten karena masih belum mahir menggunakan kamera. Namun saya terus belajar sampai jadilah HungryFever yang sekarang ini," kenangnya.

Seiring berjalannya waktu, ia terus fokus pada pekerjaan utamanya dan selalu konsisten membuat konten di Instagram.

"Terima kasih banyak kepada keluarga saya atas cinta dan perhatiannya, kepada teman-teman saya di industri yang sama, dan yang tak kalah pentingnya untuk 460 ribu pengikut saya yang telah mewujudkan ini semua," papar HungryFever.

Pria yang aktif menjelajah kuliner di dalam dan luar negeri ini pun juga kerap membagikan informasi seputar tempat-tempat yang kini banyak dikunjungi. Ia berbagi informasi tempat viral melalui media sosial Instagram.

HungryFever mengatakan, keberhasilannya saat ini tak lepas dari prinsip yang selalu dijalankannya. Ia mengaku selalu berusaha untuk bisa disiplin, terutama disiplin waktu.

"Sadar bahwa waktu tidak akan bisa terulang. Jadi lakukan sesuai yang direncanakan tanpa ditunda-tunda. Berani mencoba hal baru di era yang super dinamis, jangan terlalu sombong untuk berubah. Ikuti tren dan kemauan pasar agar apa yang kita sajikan lebih berkembang," ujarnya.

HungryFever juga selalu menjadikan kelemahan sebagai kekuatan, bukan hambatan. Ia berusaha menanamkan pada pikiran kalau timeline setiap orang berbeda. Jadi berhenti untuk membandingkan diri dengan orang lain, karena kehidupan itu bukan ajang kompetisi.

"Semoga kedepannya bisa terus berbagi informasi seputaran kuliner, bisa bertemu dengan audience yang sudah support dari awal, dan punya bisnis besar di dunia F&B," tutupnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved