Berita Tulungagung

Tiga PNS di Tulungagung Dipecat Karena Kelamaan Bolos

Tiga orang PNS di Tulungagung dipecat karena kelamaan bolos. Begini penjelasan Bupati Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist/surya.co.id
Ilustrasi PNS 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Tulungagung dipecat selama semester awal 2022 ini.

Mereka dinilai melakukan pelanggaran kategori berat, sehingga tidak bisa dipertahankan lagi.

Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, dua PNS berasal dari Satpol PP dan satu dari BKPSDM. 

"Mereka diberhentikan tidak atas permintaan sendiri," terang Ponky, Jumat (29/7/2022). 

Tiga PNS dari Satpol PP melakukan pelanggaran yang sama, yaitu terlalu lama tidak masuk ke kantor.

Seorang di antara mereka berusaha melakukan banding untuk menggagalkan pemecatan itu.

Namun banding ini ditolak oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Menurut Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, pemecatan ini sudah melewati prosedur yang berlaku.

Pemkab telah memberikan peringatan pertama hingga ketiga, namun tidak ada perubahan.

Pelanggaran mereka lalu ditindaklanjuti dengan penundaan kenaikan berkala dan penurunan pangkat.

"Akhirnya kami usulkan pemecatan, karena sudah termasuk pelanggaran berat," tegas Maryoto.

Lanjutnya, semua prosedur wajib dijalankan agar tidak ada kesalahan keputusan. 

Sesuai ketentuan, para PNS ini telah tidak masuk kantor secara akumulasi lebih dari 39 hari. 

Selain itu ada pengaduan dari mayarakat terkait perilaku mereka di luar kantor.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved