Berita Nganjuk

Pasar Hewan Di Nganjuk Kembali Disterilisasi Cegah Penyebaran Penyakit Mulut Dan Kuku

Penyemprotan pasar hewan Kedondong Nganjuk dengan cairan disinfektan mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini masih menyebar.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Anas Miftakhudin
Amru muiz
Polres Nganjuk bersama petugas Dinas Pertanian Pemkab Nganjuk menggelar sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan di Pasar Hewan dalam upaya pencegahan penyebaran PMK. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I NGANJUK - Polres Nganjuk bersama Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk kembali melakukan sterilisasi pasar hewan di Kabupaten Nganjuk.

Hal itu dilakukan dengan melakukan penyemprotan pasar hewan Kedondong Nganjuk dengan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini masih menyebar.

Kasat Binmas Polres Nganjuk, AKP Sudarwoco menjelaskan, kegiatan sterilisasi dilakukan sebagai bagian upaya penanggulangan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak (PMK) setelah Idul Adha 2022.

"Kami melaksanakan perintah dari Bapak Kapolres Nganjuk untuk kembali melakukan penyemprotan disinfektan di pasar hewan di Desa Kedondong Kecamatan Bagor sebagai langkah strategis untuk menanggulangi penyebaran PMK," kata Sudarwoco didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Selasa (26/7/2022).

Dijelaskan Sudarwoco, kegiatan sterilisasi pasar hewan terbesar di Kabupaten Nganjuk dilaksanakan dengan penyemprotan cairan disinfektan dimulai sejak pagi hari atau sebelum pasar dibuka untuk mendapatkan efek yang maksimal.

Disamping itu, penyemprotan yang dilakukan sebelum aktifitas pasar hewan ramai untuk menghindari terjadinya ketakutan pada hewan yang dijual di pasar.

"Alhamdulillah, kegiatan sterilisasi di pasar hewan terbesar di Nganjuk berjalan lancar dan mendapat sambutan baik dari pengunjung pasar hewan," tandas Sudarwoco.

Sementara tim Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, drh Arry menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah yang diambil Polres Nganjuk dalam mengatasi masalah PMK.

"Kami selaku pengemban fungsi kedinasan sangat terbantu adanya kerja sama antarinstansi yang telah dilakukan ini," kata Arry.

Dimana, tambah Arry, selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan, petugas gabungan juga memeriksa hewan ternak yang masuk dan akan diperdagangkan di pasar hewan Kedondong.

"Tentunya apabila ditemukan hewan ternak terpapar PMK maka akan kami catat dan dikembalikan ke tempat asalnya untuk disembuhkan terlebih dahulu, dan semuanya itu dilakukan dengan pengawasan yang ketat dari tim gabungan," tutur Arry.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved