Berita Tulungagung

Soal Pembentukan MPP di Ruko Belga, Pemkab Tulungagung Tunggu Putusan Perlawanan Eksekusi

Pemkab Tulungagung belum bisa merealisasikan rencana membuat MPP di ruko Belga. Pemkab masih menunggu putusan PN Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmatara
Kompleks Ruko Belga di Tulungagung 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung berencana membuat Mal Pelayanan Publik (MPP) di Ruko Belga.

Namun aset Pemkab di Jalan Agus Salim ini masih menjadi obyek sengketa dengan para penyewanya.

Meski sudah menang di tingkat kasasi Mahkamah Agung, namun aset ini tidak serta balik ke Pemkab Tulungagung.

Penyebabnya, para penyewa  Ruko Belga melakukan perlawanan eksekusi melalui Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung.

"Saat ini prosesnya dalam tahap pendamaian di PN Tulungagung," terang Kabag Hukum Setda Kabupaten Tulungagung, Catur Hermono.

Proses pendamaian ini berjalan selama 30 hari.

Namun selama ini kerap terjadi kendala, karena satu pihak tidak datang saat pendamaian.

Terhitung hingga saat ini, proses pendamaian ini berjalan lebih dari 20 hari.

"Jika proses pendamaian ini gagal, maka hakim akan menyidangkan perlawanan eksekusi ini," sambung Catur.

Putusan perlawanan eksekusi ini akan menentukan apakah Ruko Belga bisa secepatnya kembali ke Pemkab Tulungagung atau tidak.

Jika hakim memenangkan Pemkab Tulungagung, maka akan ada penetapan eksekusi.

Selanjutnya akan dilakukan upaya pengosongan ruko dan penagihan tunggakan uang sewa.

Masih menurut Catur, selain perlawanan eksekusi, para penyewa Ruko Belga juga mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Namun upaya PK ini tidak menghalangi eksekusi yang akan dilakukan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved