Pilpres 2024

KPU Jatim Berharap Tingkat Partisipasi Pemilih Perempuan Meningkat di Pemilu 2024

KPU Jatim berharap agar tingkat partisipasi pemilih perempuan dalam Pemilu 2024 mendatang mengalami peningkatan kembali

Editor: eben haezer
tribunjatim/yusron naufal putra
Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro   

Reporter: Yusron Naufal Putra

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Tingginya partisipasi pemilih perempuan diharapkan semakin meningkat pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut begitu diharapkan, mengingat jumlah pemilih perempuan sangatlah besar. 

Berdasarkan data yang dilansir KPU Jatim, pada Pemilu 2019 jumlah pemilih perempuan diketahui sebesar 15.686.939 pemilih dari total 30.912.994 pemilih.

Selisih 2 persen lebih banyak dibanding pemilih laki-laki. Tingkat partisipasinya pun terbilang tinggi. 

Pada Pemilu 2019 tersebut, jika dibandingkan dengan kelompok laki-laki, partisipasi perempuan cenderung mengalami peningkatan pada setiap jenis pemilihan baik pada kontestasi Pilpres maupun Pileg. 

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro mengatakan, hal tersebut merupakan potensi besar untuk suksesnya Pemilu 2024

Pernyataan ini juga disampaikan Gogot dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih untuk segmen pemilih perempuan yang berlangsung di kawasan Gresik, Rabu (13/7/2022). 

"Tingkat partisipasi pemilih perempuan di Jawa Timur pada dua kali Pemilu terakhir mengalami peningkatan," terang Gogot. 

Jika melihat partisipasi perempuan di Pemilu 2014 dan 2019 setidaknya menunjukkan jika segmen ini memiliki kecenderungan kesadaran yang tinggi dengan pesta demokrasi. Potensi besar ini menjadikan pemilih perempuan sebagai salah satu kelompok prioritas untuk sosialisasi dan pendidikan pemilih. 

Sekalipun demikian, Gogot tak memungkiri untuk menggaet kelompok perempuan masih memiliki beberapa tantangan. Diantaranya, mereka termasuk rentan dimobilisasi baik di luar maupun di dalam pelaksanaan Pemilu. Disisi lain, kultur juga mempengaruhi cara pandang perempuan terhadap dunia politik.

"Sehingga beberapa hal yang menyangkut kepentingannya sendiri terabaikan," jelasnya menambahkan. 

KPU Jatim, lanjut Gogot berharap pada Pemilu 2024 tingkat partisipasi masyarakat terus meningkat. Termasuk diantaranya, kelompok pemilih perempuan. 

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved