Berita Nganjuk

Cegah HIV/Aids, KPAD Gelar Sosialisasi dan Pemeriksaan Warga Binaan Rutan Nganjuk

Dinkes Nganjuk bersama KPAD Nganjuk dan Rutan Kelas IIB Nganjuk menggelar sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah HIV/Aids

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Tim medis Dinkes Kabupaten Nganjuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga binaan Rutan Kelas IIB Nganjuk dalam rangka pencegahan penyakit HIV/Aids.   

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Nganjuk bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Nganjuk dalam pencegahan penyakit HIV/AIDS.

Hal itu dilakukan dengan menggelar sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan sekaligus deteksi dini penyakit HIV/AIDS bagi warga binaan dengan VCT Mobil serta Screening.

Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk, Triono menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi dan Mobile VCT ini bertujuan untuk pencegahan, penanggulangan, dan pengendalian serta deteksi dini kasus HIV/AIDS di lingkungan Rutan Kelas IIB Nganjuk.

"Usai sosialisasi, langsung dilaksanakan screening kepada warga binaan. Untuk tahap pertama yang diperiksa ada 60 orang dari jumlah total 413 orang warga binaan. Rencananya akan dilaksanakan secara bertahap dengan jadwal menyesuaikan situasi dan kondisi," kata Triono, kemarin.

Dijelaskan Triono, dalam pelaksaanaan tahap pertama pemeriksaan dari 60 orang warga binaan yang mengikuti screening HIV dan Mobile VCT ternyata sebanyak 51 orang. Dimana sebanyak 9 orang warga binaan tidak mengikuti dikarenakan berhalangan.

"Alhamdulillah, hasil pemeriksaan VCT tadi semuanya NR (non-reaktif). Artinya, tidak ada yang positif HIV/AIDS. Semoga Nganjuk bebas dari HIV/AIDS," ucap Triono.

Diungkapkan Triono, pelaksanaan sosialisasi dan screening serta VCT digelar di Aula Rutan Kelas IIB Nganjuk. Kegiatan sendiri dilaksanakan Dinas Kesehatan kabupaten Nganjuk bersama Tim Medis Puskesmas Nganjuk yang terdiri dari PP HIV.

Di samping itu juga dihadirkan dokter yang bertugas memberikan materi dasar-dasar dan bahaya HIV/AIDS serta maksud dan tujuan VCT kepada seluruh warga binaan yang kebanyakan tersangkut kasus narkoba tersebut.

"Dalam kegiatan tersebut tidak ada kendala dan semuanya mendukung sehingga berjalan lancar. Untuk pelaksanaan kegiatan tahap berikutnya akan dilaksanakan secepatnya disesuaikan dengan kondisi yang ada," tutut Triono. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved