Berita Blitar

DLH Kota Blitar Pantau Pencemaran Lingkungan Lewat Aplikasi Simponnik

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar melaunching aplikasi Simponnik atau Sistem Informasi Pelaporan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Wali Kota Blitar, Santoso bersama sejumlah pejabat melepaskan burung perkutut saat launching aplikasi Simponnik di Taman Sentul, Kota Blitar, Rabu (29/6/2022).  

TRIBUNMATARAMAN.com I BLITAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar melaunching aplikasi Simponnik atau Sistem Informasi Pelaporan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan, Rabu (29/6/2022).

Aplikasi Simponnik ini sebagai cara DLH memantau kondisi pencemaran lingkungan di Kota Blitar. 

"Lewat aplikasi Simponnik kami bisa mengetahui kondisi lingkungan di Kota Blitar dalam kondisi baik atau buruk. Sebab, saat ini masih banyak pencemaran yang terjadi di udara, air, dan tanah di Kota Blitar," kata Kepala DLH Kota Blitar, Jajuk Indihartati usai launching aplikasi Simponnik di Taman Sentul, Kota Blitar. 

Jajuk mengatakan pencemaran lingkungan terjadi dampak dari aktivitas pelaku usaha. Ke depan, para pelaku usaha wajib melaporkan data limbah yang dihasilkan lewat aplikasi Simponnik. 

"Pelaku usaha harus melaporkan data limbah yang dikelola lewat aplikasi Simponnik. Dengan begitu, kami bisa memantau pengelolaan limbahnya," ujarnya. 

Dikatakannya, ada tiga jenis pelaporan yang dapat diinput di aplikasi Simponnik, yaitu limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), laporan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL), dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL).

"Aplikasi Simponnik ini juga untuk mendorong para pelaku usaha ikut menjaga keseimbangan lingkungan di Kota Blitar," katanya. 

Wali Kota Blitar, Santoso mengapresiasi peluncuran aplikasi Simponnik oleh DLH Kota Blitar.

Aplikasi Simponnik merupakan inovasi berbasis digital untuk mengetahui berbagai informasi terkait pelaporan pengelolaan lingkungan di Kota Blitar. 

"Peluncuran aplikasi Simponnik oleh DLH ini juga bagian mendukung program smart city di Kota Blitar," katanya. 

Santoso berharap para pelaku usaha di Kota Blitar segera melaporkan data pengelolaan limbah lewat aplikasi Simponnik milik DLH Kota Blitar.

"Aplikasi Simponnik harus disosialisasikan pada seluruh masyarakat maupun pelaku usaha agar mereka dapat ikut menjaga lingkungan," ujarnya.  

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved