Berita Nganjuk

Pastikan Kesehatan dan Ketersediaan Hewan Kurban, Khofifah Gelar Kunjungan ke Nganjuk

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke peternakan sapi dan kambing di Kabupaten Nganjuk. Ini tujuannya

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau peternakan sapi dan kambing di salah satu peteranakan di Kabupaten Nganjuk untuk memastikan stok hewan kurban yang sehat dan aman dari PMK untuk Idul Adha mencukupi. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke salah satu peternakan sapi dan kambing di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin (20/6/2022).

Kunjungan Khofifah dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan dan kesehatan hewan ternak untuk kurban. 

"Alhamdulillah, di peternakan ini ada sekitar 400 ekor sapi terdiri dari jenis sapi simental sebanyak 390 ekor dan 10 ekor sapi jenis limosin kondisinya sehat dan aman. Dan itupun ditambah ada 500 ekor kambing juga kondisi sehat dan aman sebagai hewan kurban," kata Khofifah Indar Parawansa usai melakukan peninjauan hewan ternak di Nganjuk, Senin (20/6/2022).

Dijelaskan Khofifah, dari keterangan pengelola peternakan diketahui sekitar 80 persen hewan sapi dan kambing telah dipesan. Dan tersisa sekitar 20 persen yang belum dipesan sehingga bisa dipesan masyarakat.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Untuk Idul Adha Surplus

"Kondisi itu cukup  baik sehingga stok hewan kurban di Nganjuk mencukupi untuk kebutuhan kurban nanti," ucap Khofifah Indar Parawansa.

Lebih lanjut dikatakan Khofifah, pihaknya saat ini intensif melakukan kunjungan ke berbagai titik peternakan di Jawa Timur untuk bisa memberikan referensi kepada masyarakat terkait peternakan-peternakan yang hewannya memenuhi syarat kesehatan untuk dijadikan hewan kurban.

Dari tempat-tempat peternakan yang hewanya sehat dan aman tersebut, ungkap Khofifah, pihaknya memohon kepada Bupati/Walikota untuk bersosialisasi kepada masyarakat untuk tidak khawatir berlebihan dengan stok hewan kurban yang sehat dan aman.

Disamping itu, pihaknya juga meminta kepada Bupati/Walikota untuk menyediakan tempat atau pasar tertentu yang dapat diakses masyarakat untuk bisa mendapatkan hewan ternak guna keperluan kurban.

Hewan yang disediakan di tempat dan pasar tersebut harus sudah disertai surat keterangan sehat dari otoritas veteriner di Kabupaten/Kota setempat.

"Untuk di Nganjuk silakan Bapak Plt Bupati menentukan tempat itu dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kesehatan dari hewan ternak yang disiapkan untuk hewan kurban tersebut," ucap Khofifah Indar Parawansa.

Sementara Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya segera melaksanakan apa yang disampaikan Gubernur Jawa Timur. Yakni dengan akan mengeluarkan surat keterangan sehat untuk hewan ternak yang layak untuk dijadikan sebagai hewan kurban. Dengan demikian hewan-hewan tersebut betul-betul sehat ketika dijadikan sebagai hewan kurban.

Marhaen Djumadi juga mengharapkan kepada takmir masjid untuk berkonsultasi ke Dinas Pertanian untuk memastikan dimana tempat hewan yang sehat dan aman sebagai hewan kurban.

"Dan Kabupaten Nganjuk kami rasa stok untuk hewan kurban yang sehat dan aman sudah mencukupi. Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan untuk mendapatkan hewan ternah untuk kurban yang sehat dan aman dari PMK," tutur Marhaen Djumadi. (aru/Achmad Amru Muiz)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved