Berita Nganjuk

Bertemu di Perbatasan, Kepala Daerah Nganjuk dan Kediri Cari Solusi Banjir

Plt Bupati Nganjuk dan Bupati Kediri bertemu dan bersama meninjau sungai di perbatasan yang seringkali meluap dan menyebabkan banjir di kedua daerah

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi saat bertemu dengan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di perbatasan kedua Daerah dalam tinjauan lapangan bersama sungai penyebab banjir. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDRII - Plt Bupati Nganjuk dan Bupati Kediri bertemu dan bersama-sama meninjau sungai di perbatasan yang seringkali meluap dan menyebabkan banjir di kedua daerah. 

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, pertemuan di perbatasan antara kedua Kepala Daerah tersebut dalam rangka berupaya menyelesaikan problem masyarakat terkait banjir.

"Di pertemuan ini kami akan berupaya mencari solusi. Selanjutnya Nganjuk dan Kediri bisa saling koordinasi, Komunikasi, kolaborasi dalam mengatasi banjir yang menimpa warga kedua Kabupaten," kata Marhaen Djumadi, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Kunjungi Mas Dhito, Plt Bupati Nganjuk Beri Pujian: Jalannya Kok Mulus Masuk Kabupaten Kediri

Kata Marhaen, setelah bersama melihat kondisi di lapangan, akan ada rencana bersama merumuskan langkah yang bisa dijalankan untuk mengatasi persoalan banjir. 

"Dan tentunya langkah ini sebagai awal yang baik antara Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri yang bertetangga dalam menyelesaikan persoalan masyarakat bersama-sama," tandas Marhaen Djumadi.

Sementara Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, mengatasi persoalan banjir di perbatasan kedua daerah tidak bisa diselesaikan satu daerah saja.

Kabupaten Nganjuk bisa membangun bangunan pencegahan banjir tetapi tidak diikuti oleh Kabupaten Kediri dengan hal sama dipastikan tidak akan dapat mencegah banjir.

"Artinya, masing-masing daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dan untuk itulah, kami siap duduk bersama untuk bisa menyelesaikan persoalan banjir di perbatasan bersama-sama antara kedua Daerah," kata Hanindhito Himawan Pramana.

Di samping itu, menurut Hanindhito Himawan Pramana, setelah melihat langsung kondisi sungai yang ada di perbatasan sebagai penyebab banjir memang ada sejumlah langkah yang bisa dilaksanakan.

Yakni salah satunya melakukan normalisasi sungai karena banyaknya aliran sungai yang mengalami penyempitan.

Dimana dengan adanya normalisasi aliran sungai yang diperlebar maka debit air sungai ketika terjadi peningkatan tidak sampai meluber dan menimbulkan banjir.

"Maka dari itu, nanti kami bersama bapak Plt Bupati Nganjuk akan membahas langkah tersebut. Termasuk bersama-sama menghadap ke Kementerian PU dalam rangka normalisasi sungai perbatasan kedua Daerah," tutur Hanindhito Himawan Pramana. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved