Sabtu, 18 April 2026

Berita Kediri

Dinas Pendidikan Kota Kediri Gelar Progam Jaksa Masuk Sekolah 

Dinas Pendidikan Kota Kediri menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Kediri menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah yang berlangsung di Lapangan Basket SMP Negeri 1 Kota Kediri, Selasa (24/5/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Dinas Pendidikan Kota Kediri menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Kediri menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang berlangsung di Lapangan Basket SMP Negeri 1 Kota Kediri, Selasa (24/5/2022).

Program JMS merupakan program di mana Instansi Kejaksaan memberikan pengenalan dan pembinaan hukum kepada siswa sejak dini. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto menjelaskan, kegiatan ini digelar guna mendukung misi kedua Walikota Kediri yaitu mewujudkan SDM yang berkualitas.

Para siswa harus mampu menjadi generasi penerus bangsa yang selalu berjalan pada koridor peraturan hukum yang berlaku.

Siswa juga harus mampu menjadi generasi muda yang tangguh dalam menantang masa depan yang lebih baik.

Siswanto menjelaskan, Kemendikbud RI tengah mengembangkan Profil Pelajar Pancasila (PPP) yang terdiri dari enam komponen.
Di antaranya, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif. 

“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” jelas Siswanto.

Salah satu target sasaran PPP tersebut yakni menghapus tiga dosa besar pendidikan. Di antaranya, bullying, intoleransi, dan kekerasan seksual. 

“Kita berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Kediri memberikan sosialisasi kepada siswa agar kenali hukum, jauhi hukuman,” tandasnya. 

Selama kegiatan berlangsung, narasumber menyampaikan materi kepada para siswa tentang peran Kejaksaan Republik Indonesia beserta institusi di bawahnya. 

Para siswa nampak sangat antusias menyimak penjelasan yang disampaikan narasumber. Diharapkan melalui sosialisasi ini dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperluas wawasan mengenai tata hukum yang berlaku di Indonesia, beserta aparat-aparat yang terlibat di dalamnya.

Sementara Agil, salah satu peserta menyampaikan rasa bangga serta berterima kasih mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan JMS.

“Ini merupakan kesempatan untuk menambah lagi wawasan seputar kasus hukum dan pelanggaran hukum. Selain itu jadi lebih paham peran dan fungsi jaksa yang selama ini belum banyak diketahui,” ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved