SEA Games 2022
Update Klasemen Grup A SEA Games Usai Hasil Pertandingan Indonesia Vs Myanmar
Update Klasemen Grup A SEA Games 2022 usai Indonesia meraih kemenangan 3 - 1 lawan Myanmar Minggu
TRIBUNMATARAMAN.com - Update Klasemen Grup A SEA Games 2022 usai Indonesia meraih kemenangan 3 - 1 lawan Myanmar Minggu (15/5/2022).
Diketahui saat ini Timnas Indonesia U-23 untuk sementara naik ke puncak klasemen grup A sepak bola SEA Games berkat kemenangan 3-1 dari Myanmar.
Gol cepat dari Egy Maulana Vikri pada menit ke-5, Witan Sulaeman (9'), dan tambahan dari Marselino (45+1').
Anak asuh Shin Tae-yong menyudahi penyisihan grup A sepak bola SEA Games dengan koleksi 9 poin dari 4 pertandingan.
Setelah kalah dari Vietnam di laga pembuka, Garuda Muda selalu menang di 3 laga sisa.
Garuda Muda bahkan jadi satu di antara kontestan yang produktif dengan gelontoran 11 gol.
Angka tersebut sama dengan Thailand, namun masih menyisakan satu pertandingan akan dimainkan besok lawan Laos, Senin (16/5/2022).
Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman sejauh ini jadi pemain Indonesia paling produktif.
Pemain FK Senica itu masing-masing mencetak tiga gol untuk Garuda Muda.
Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 di Semifinal
Jika Timnas Indonesia U-23 keluar sebagai jawara grup A, calon lawan yang dihadapi antara Malaysia dan Thailand.
Begitu juga saat keluar sebagai runner-up, dan Vietnam juara grup A.
Saat ini, grup B dipimpin Malaysia dengan koleksi 7 poin dari 3 pertandingan dan di bawahnya Thailand dengan selisih satu poin.
Pada laga pamungkas nanti, Malaysia akan menghadapi Kamboja.
Sementara Thailand melawan tim peringkat bawah grup B, Laos.
Indonesia bisa bertemu Malaysia di babak semifinal SEA Games 2022.
Jika Thailand dan Malaysia menang dalam laga pamungkas, maka klasemen grup B tidak akan mengalami perubahan.
Garuda Muda berpotensi lolos sebagai runner-up karena Vietnam hanya menghadapi Timor Leste malam ini, Minggu (15/5/2022).
Jalannya Pertandingan Indonesia Vs Myanmar
Diketahui anak asuh Shin Tae-yong langsung menekan pertahanan Myanmar sejak peluit kick-off dibunyikan.
Laga belum genap satu menit, Dewa beri umpan terobosan untuk Irfan Jauhari, tetapi sayang laju bola masih terlalu kencang dan digagalkan kiper Myanmar.
Satu menit berselang giliran Witan Sulaeman.
Pemain FK Senica itu melepas umpan lambung ke kotak penalti dan mengarah langsung ke gawang, tapi lagi-lagi gagal.
Setelah itu, Egy tak mau kalah dengan rekannya, sepakan kaki kanan Egy dari jarak dekat masih melebar dari gawang Myanmar.
Upaya anak asuh Shin Tae-yong membuka keunggulan membuahkan hasil pada menit ke-6.
Kerja sama apik ditunjukkan Egy dengan Irfan Jauhari di lini depan.
Irfan melepas tembakan gawang, tapi bola diblok pemain bertahan Myanmar dan menghasilkan bola liar.
Bola tersebut diterima Egy dalam kotk penalti Myanmar, ia kemudian melepaskan tembakan gawang.
Bola sempat mengenai pemain Myanmar dan merubah arah bola, beruntung bagi Indonesia laju bola malah ke gawang Myanmar.
Skor 1-0 untuk Garuda Muda.
Laga belum genap 10 menit, Indonesia unggul 2-0 dari Myanmar.
Sebuah pergerakan ciamik dari kambuaya.
Dia melewati adangan pemain Myanmar di kotak penalti dan melepas backhill ke Witan Sulaeman yang berada di belakangnya tanpa kawalan pemain Myanmar.
Dengan tenang, Witan lepaskan tembakan mendatar yang mengarah ke pojok kiri gawang Myanmar.
Tertinggal dua gol, pelatih Myanmar merespon dengan melakukan pergantian pemain untuk meredam serangan Garuda Muda.
Tapi, hingga menit ke-20 Myanmar masih kesulitan membongkar pertahanan Indonesia.
Empan menit berselang, Egy Maulana hampir saja menambah keunggulan Garuda Muda.
Berawal dari sepakan penjuru Mark Klok, bola sempat mengenai Irfan Jauhari dan merubah arah bol.
Kemudian langsung disontek Egy, tetapi masih melebar dari gawang Pyae Phyo Thu.
Keputusan Shin Tae-yong memainkan Marselino Ferdinan sebagai starter cukup solutif.
Ia tak luput merepotkan pertahanan Myanmar dengan gocekannya.
Pada menit ke-28, Myanmar sempat mencetak gol dari sontekan Win Naing Tun setelah menerima umpan dari rekannya.
Beruntung bagi Indonesia, rekan Win Naing Tun berada dalam posisi offside sebelum melepaskan umpan silang kepadanya.
Laga terlihat berlangsung di bawah guyuran hujan yang cukup deras di Stadion Viet Tri, Vietnam.
Jelang menit-menit akhir babak pertama, tensi serangan Garuda Muda mengendur dan didominasi pemain Myanmar.
Anak asuh Popov itu kerap melakukan serangan dari sisi sayap kanan.
Pada menit ke-37, Htet Phyoe Wai mendapat kesempatan di kotak penalti Indonesia, tapi sepakannya bisa diblok Kambuaya.
Myanmar kian agresif jelang jeda turun minum.
Ernando Ari harus jatuh bangun untuk mengamankan gawang Indonesia dari kebobolan berkat agresifnya serangan Myanmar.
Pada tambahan waktu babak pertama, Marselino berhasil menambah keunggulan Indonesia lewat sepakan kerasnya yang mengenai pemain Myanmar di kotak penalti yang menyebabkan laju bola berubah arah dan mengecoh kiper Pyae Phyo Thu.
Di babak kedua, Dewangga hampir memperlebar keunggulan Garuda Muda.
Sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti melebar tipis dari gawang Myanmar.
Selang beberapa saat, Ernando Ari hampir saja melakukan blunder.
Bola dari sepakan pemain Myanmar terlepas dari genggamannya.
Tapi beruntung, bola belum melewati mistar gawang.
Pada menit ke-65, gawang Ernando Ari kebobolan dari sepakan keras pemain Myanmar.
Skor 3-1 untuk Myanmar.
Sepuluh menit waktu normal tersisa, Ronaldo Kwateh hampir saja membuka keran golnya untuk Timnas Indonesia U-23.
Tapi sayang, tembakan kerasnya dari jarak dekat masih bisa ditepis Pyae Phyo Thu.
Begitu juga dengan Marc Klok.
Tembakan set piece pemain Persib Bandung itu tepat sasaran ke gawang Myanmar, tapi sayang membentur mistar gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skuat Garuda Muda berhasil mempertahankan keunggulan 3-1.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Selebrasi-Gol-Pemain-Indonesia-U-23.jpg)