Waspada Hepatitis Misterius

Dinkes Tulungagung Meminta Semua Faskes Waspada Hepatitis Akut yang Belum Diketahui Penyebabnya

Dinkes Tulungagung mengeluarkan peringatan kepada semua fasilitas kesehatan supaya mewaspadai terjadinya kasus hepatitis akut misterius

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmat mengeluarkan peringatan kewaspadaan kasus hepatitis akut ke semua fasilitas kesehatan.

Peringatan ini sebagai kelanjutan surat edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, terkait kewaspadaan penyakit ini.

Peringatan kewaspadaan ini ditujukan kepada semua kepala Puskesmas, serta pimpinan rumah sakit swasta dan pemerintah.

"Jika ada kecurigaan kasus, segera koordinasi dengan Dinas Kesehatan melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit," terang  dr Kasil, Kamis (5/5/2022).

Baca juga: Waspada Hepatitis Misterius, di Jawa Timur Ada 114 Kasus Suspect Hepatitis Akut

Lanjutnya, kewaspadaan ini terutama pada pasien anak-anak di bawah 10 tahun.

Gejala yang diwaspadai seperti demam tinggi, turunnya kesadaran, nyeri perut, mual, muntah, kencing lebih gelap dan feses cenderung pucat.

Sementara hasil  tes laboratorium  alanine aminotransferase (ALT) atas tes enzim dalam darah, hasilnya lebih dari 500 IU/L.

"Jika menemukan pasien seperti itu, segera laporkan. Nanti akan kami tindaklanjuti lebih cermat lagi," ujar dr Kasil.

Dalam kasus hepatitis akut ini belum diketahui penyebabnya.

Hasil laboratorium juga tidak ditemukan virus hepatitis A, B, C, D dan E yang selama ini sudah diketahui.

Karena itu penting untuk deteksi dini pasien melalui gejala medis yang timbul.

"Kami semua berharap tidak ada kasus hepatitis akut di Tulungagung," ucap dr Kasil.

Masyarakat juga diminta untuk melakukan upaya pencegahan hepatitis akut.

Seperti rajin cuci tangan pakai sabun, mencuci bahan makanan hingga bersih, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit, menjaga kebersihan dan disiplin protokol kesehatan.

Masyarakat juga diimbau datang ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala penyakit kuning, atau gejala yang mengarah hepatitis akut.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved