Selasa, 7 April 2026

Berita Kediri

Forkompinda Kota Kediri Silaturahmi Dengan Tokoh Ulama dan Umaro

Forkopimda Kota Kediri bersama Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bersilaturahmi dengan para ulama dan umaro se-Kota Kediri

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Silaturahmi Forkompinda Kota Kediri dengan para ulama dan umaro di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (27/4/2022) malam.  

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI -  Pejabat Forkopimda Kota Kediri bersama Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bersilaturahmi dengan para ulama dan umaro se-Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (27/4/2022) malam. 

Acara ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi seluruh umat beragama di Kota Kediri.

Walikota mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir baik Forkopimda Kota Kediri maupun para ulama dan umaro yang telah bekerja sama dalam mengedukasi masyarakat terkait dengan Covid-19. 

“Terima kasih kepada panjenengan semuanya. Dua tahun kita telah bekerja bersama mengedukasi seluruh masyarakat terkait dengan pandemi Covid-19 hingga saat ini. Saya dibantu Forkopimda bisa memvaksin seluruh masyarakat Kota Kediri dan capaian untuk vaksinasi covid-19 di Kota Kediri juga tinggi,” ujarnya.

Saat ini Pemerintah Kota Kediri juga menyediakan vaksin booster hingga H-1 Lebaran yang ada di Kediri Mall, Kediri Town Square, RSUD Gambiran, Alun-alun Kota Kediri dan Masjid Baiturrahman Semampir.

Bagi warga yang ingin vaksin booster bisa langsung datang ke tempat-tempat tersebut. Ini merupakan kesempatan baik, khususnya bagi warga yang akan mudik atau keluar kota. 

Pemerintah Kota Kediri memiliki program melarisi dagangan para UMKM Kota Kediri untuk membangkitkan kembali perekonomian yang sedikit sulit akibat pandemi Covid-19. 

Menurut Wali Kota Kediri seminggu ini perekonomian Kota Kediri juga sudah berjalan dengan baik. Harapannya perekonomian bisa tumbuh kencang kembali seperti sediakala. 

“Mohon doa panjenengan semuanya agar didoakan pandemi segera selesai. Supaya bisa berkumpul seperti sediakala, makan bareng dan mengadakan macam-macam acara. Mohon didoakan juga saya dan Forkopimda juga akan mencoba menggerakkan perekonomian kembali supaya ekonomi Kota Kediri bangkit,” ungkapnya.

Walikota juga berpesan bila masyarakat ingin mengadakan halal bi halal tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Apabila yang hadir dalam acara halal bi halal itu lebih dari 100 orang maka makanan harus dibawa pulang. 

“Saya mohon maaf yang biasanya kita mengadakan open house, kali ini tidak bisa open house karena ada larangan dari Pak Menteri. Nanti Insya Allah dalam kesempatan lain kita akan berjumpa lagi,” ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved