Berita Nganjuk

Satgas Pangan Nganjuk Pastikan Stok Dan Harga Sembako Jelang Idul Fitri Kondisi Mencukupi

Satgas pangan Polres Nganjuk memastikan stok sembako dan minyak goreng tersedia dalam jumlah yang cukup jelang Idul Fitri 2022.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Tim Satgas pangan Polres Nganjuk bersama Disperindag Nganjuk melakukan sidak stok dan harga sembako serta minyak goreng. 

Rangkuman:

  • Satgas pangan Polres Nganjuk memastikan stok sembako dan minyak goreng tersedia dalam jumlah yang cukup jelang Idul Fitri 2022.
  • Pemeriksaan stok dan harga dilakukan ke beberapa toko sembako secara acak.

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Satgas pangan Polres Nganjuk memastikan stok sembako dan minyak goreng tersedia dalam jumlah yang cukup jelang Idul Fitri 2022.

Hal itu dipastikan setelah Satgas Pangan Polres Nganjuk bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Nganjuk menggelar sidak ke sejumlah pasar modern dan tradisional di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama menjelaskan, dalam melaksanakan kegiatan Sidak melakukan dialog dengan para pedagang tentang stok dan harga sembako serta minyak goreng.

"Dalam sidak untuk sembako dan minyak goreng kondisi aman, kami tidak menemukan penyimpangan. Ketersediaan bahan pokok serta minyak goreng terjamin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan dijual sesuai harga normal," kata I Gusti Agung Ananta Pratama melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Rabu (27/4/2022).

Untuk pelaksanaan Sidak pangan kali ini, dikatakan I Gusti Agung Ananta, pemeriksaan stok dan harga dilakukan ke beberapa toko sembako secara acak.

Meski demikian, hasil sidak tersebut sudah dapat memberikan gambaran ketersediaan stok sembako dan migor di toko dan pasar tradisional tidak ada masalah dan gejolak.

Sidak pangan sendiri, menurut I Gusti Agung Ananta Pratama, dilakukan mengingat Hari Raya Idul Fitri kian dekat dan mobilitas masyarakat semakin tinggi. Hal itu perlu diantisipasi demi mencegah kelangkaan sembako dan minyak goreng akibat meningkatnya kebutuhan.

"Kami juga mengimbau kepada pemilik toko dan penjual sembako agar tidak mengambil untung berlebihan dengan menjual di atas harga ketetapan pemerintah. Di sisi lain, masyarakat juga sebaiknya membeli bahan pokok sesuai kebutuhan agar tidak terjadi kelangkaan," tutur I Gusti Agung Ananta.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved