Berita Nganjuk

Lelang Barang Rampasan Secara Online, Kejari Nganjuk Setor Uang ke Kas Negara Rp 122,851 Juta

Kejari Kota Nganjuk melakukan lelang barang rampasan dan hasilnya sebesar Rp 122,851 juta disetorkan ke kas negara. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Pelaksanaan lelang barang rampasan negara secara online yang digelar Kejaksaan Negeri Nganjuk di KPKNL Kota Madiun. 

Rangkuman:

  • Kejari Kota Nganjuk melakukan lelang barang rampasan dan hasilnya sebesar Rp 122,851 juta disetorkan ke kas negara
  • Barang rampasan yang dilelang tersebut terdiri dari 7 unit kendaraan roda dua, dan 3 unit kendaraan roda empat
  • Lelang barang rampasan dilakukan secara online. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Dari lelang barang rampasan yang telah memperoleh kepastian hukum tetap (inkracht), Kejaksaan Negeri Nganjuk menyetorkan uang ke kas negara senilai Rp 122,851 juta.  

Barang rampasan yang dilelang tersebut terdiri dari 7 unit kendaraan roda dua, dan 3 unit kendaraan roda empat.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Nganjuk, Jhonson Evendi Tambunan menjelaskan, pelaksanaan lelang barang rampasan itu sendiri dilaksanakan secara online di kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang di Kota Madiun.

Barang-barang yang dilakukan lelang adalah barang rampasan untuk negara dari perkara Narkotika dan Kehutanan dengan total nilai taksasi Rp 55,450 juta.

"Dalam rangka menjaga transparasi pelaksanaan lelang dilakukan dengan cara online melalui situs resmi KPKNL disitus www.lelang.go.id menggunakan metode close Bidding (penawaran tertutup) dari tanggal 19 April 2022 sampai 26 April 2022," kata Jhonson Evendi, Selasa (26/4/2022).

Dijelaskan Jhonson Evendi, pelaksanaan lelang dengan cara online adalah cara Kejaksaan Negeri Nganjuk untuk memberikan kemudahan informasi dan pelaksanaan bagi peminat lelang yang dapat dilakukan dimana saja pada saat penawarannya.

Kata Jhonson, peserta lelang dari keseluruhan kegiatan berjumlah 119 peserta Lelang dengan total nilai lelang akhir keseluruhan sebesar Rp 122.851.497.

Pembayaran harus dilunasi oleh peserta lelang  paling lambat tanggal 11 Mei 2022 dengan bea lelang sebesar 3 persen dari harga lelang.

"Dan jika tidak melunasinya maka akan dibatalkan dan uang jaminan yang sebelumnya sudang disetorkan akan hangus dan langsung disetorkan ke kas negara," ucap Jhonson Evendi.

Ditambahkan Jhonson Evendi, seksi barang bukti dan barang rampasan Kejaksaan Negeri Nganjuk akan senantiasa mengoptimalkan pelaksaan penyelesaian barang rampasan dengan cara yang trasparan dan profesional. Untuk selanjutnya akan terus dilakukan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi mendukung program Kejaksaan Negeri Nganjuk Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2022.

"Makanya, Seksi Pengeloaan Barang Bukti dan Rampasan lebih semangat, amanah dan melayani dengan sepenuh hati secara profesional dan transparan," tutur Jhonson Evendi mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, Nophy Tennophero Suoth SH.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved