Berita Mojokerto

Jelang Lebaran Ibu Ini Nekat Berjualan Telur Busuk di Mojokerto, Diduga Libatkan Sindikat Luar Kota

Kasus perdagangan telur ayam busuk di wilayah Mojokerto yang melibatkan ibu rumah tangga asal Jombang diduga merupakan sindikat luar kota

Editor: faridmukarrom
Muhammad Romadhoni
Tersangka M (48) digelandang di Mapolresta Mojokerto. 

Laporan Wartawan Muhammad Romadhoni

TRIBUNMATARAMAN.com | MOJOKERTO - Kasus perdagangan telur ayam busuk di wilayah Kota/ Kabupaten Mojokerto yang melibatkan ibu rumah tangga asal Jombang diduga merupakan sindikat luar kota.

Hal ini terungkap dari hasil penyidikan tersangka M (48) wanita asal Denanyar Indah, Kecamatan/ Kabupaten Jombang yang mengedarkan telur ayam busuk (Kedaluwarsa) dicampur dengan telur layak konsumsi di kawasan Mojokerto.

Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP Rizki Santoso mengatakan pihaknya menduga pedagang telur ayam busuk dari tersangka (M) melibatkan jaringan sindikat dari luar kota di Jawa Timur.

Pasalnya, perdagangan telur ayam busuk itu begitu terorganisir dengan sasaran dijual di pasar-pasar tradisional dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

Tersangka sindikat penjual telur busuk
Tersangka M (48) digelandang di Mapolresta Mojokerto.


"Bisa jadi (Sindikat) perdagangan telur ayam busuk tapi masih dalam penelusuran untuk penyidikan lebih lanjut tersangka M kini ditahan di Rutan Polresta Mojokerto," jelasnya di Mapolresta Mojokerto, Senin (18/4/2022).


Rizki menyebut tersangka M membeli telur sudah dalam kondisi rusak (Kedaluwarsa) dengan harga murah dari 

CV Linggo Joyo Farm yang beralamat di Dusun Cangkringan, Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. 

Dia menjual telur ayam tersebut sekitar Rp.11 ribu per kilogram.

"Pengakuan tersangka sudah beraksi dua kali dan dia sendiri yang menjual ke konsumen sasarannya di pasar tradisional, toko dan masyarakat umum," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved