Berita Nganjuk

Diduga Informasi Operasi Pekat Bocor, Pelaku Judi Sabung Ayam Kabur Sebelum Resmob Polres Datang

Aksi penggrebekan arena judi sabung ayam di Nganjuk gagal total. Diduga informasinya telah bocor sehingga para pelaku berhasil kabur

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Arena judi sabung ayam di Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk yang kosong setelah para penjudi kabur sebelum tim Resmob yang menggelar operasi pekat sampai di lokasi. (ist)   

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Satreskrim Polres Nganjuk obrak arena judi sabung ayam di Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

Sayangnya, aksi penggerebekan dalam operasi pekat (penyakit masyarakat) tersebut tercium oleh para pelaku perjudian sabung ayam sehingga kabur semua sebelum unit Resmob sampai di lokasi.

Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta menjelaskan, upaya penggerebekan arena judi sabung ayam tersebut sebagai tindaklanjut dari masuknya informasi yang diterima dari masyarakat melalui WhatsApp 'Wayahe Lapor Kapolres'.

"Informasi tersebut langsung kami lakukan tindaklanjut bersama Resmob mendatangi lokasi. Ini dikarenakan kegiatan judi sabung ayam di bulan Ramadan sudah sangat meresahkan warga," kata I Gusti Agung Ananta Pratama melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Senin (11/4/2022).

Hanya saja, dikatakan I Gusti Agung Ananta, ketika pihaknya tiba lokasi bersama unit Resmob Polres Nganjuk ternyata kondisi arena judi sabung ayam sudah kosong ditinggal kabur para pelaku perjudian. Di lokasi hanya tersisa arena aduan ayam dan terpal penutup serta sejumlah kadang ayam.

"Semua fasilitas judi sabung ayam sudah diamankan sebagai barang bukti," ucap I Gusti Agung Ananta.

Meski tidak menemukan pelaku perjudian sabung ayam, ungkap I Gusti Agung Ananta, pihaknya akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku perjudian sabung ayam yang melarikan diri. Ini dikarenakan data identitas para pelaku perjudian sudah didapatkan semua.

Langkah pengejaran terhadap pelaku perjudian tersebut, tambah I Gusti Agung Ananta, dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Nganjuk untuk tidak mentolerir kegiatan perjudian yang masuk dalam penyakit masyarakat (Pekat) dan meresahkan warga.

"Apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang ini, Polres Nganjuk tidak akan tinggal diam terhadap aksi perjudian dan siap melakukan operasi penangkapan para pelaku judi," tutur I Gusti Agung Ananta. (aru/Achmad Amru Muiz)

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved