Lifestyle

Desainer Muda Angeline Wong Angkat Batik Berbagai Daerah Dalam Kostum Cosplay

Desainer muda Angeline Wong meluncurkan rancangan busana terbarunya yang mengangkat motif batik kombinasi beberapa daerah, namun dalam kemasan cosplay

Editor: eben haezer
ist/dok.pribadi
Angeline Virginia Wong (14) kembali meluncurkan koleksi busana terbarunya yang bertajuk 'Warrior'. Dalam busananya kali ini, Angel menggabungkan tiga motif batik dari Madura, Solo dan Jogja. 

Reporter: Luthfi Husnika

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Desainer muda Angeline Virginia Wong atau Angeline Wong kembali meluncurkan rancangan busana terbarunya. 

Jika sebelumnya remaja 14 tahun asal Surabaya ini memilih kombinasi batik motif dayak, kali ini ia mengangkat motif batik kombinasi beberapa daerah. 

Angel, sapaan akrabnya, memperkenalkan enam koleksi busana dengan balutan motif batik Madura, Solo dan Jogja. Yang membuatnya berbeda, kali ini Angel menuangkan motif batik tersebut menjadi busana cosplay.

"Kali ini saya batiknya ambil dari motif batik Madura, Solo dan Jogja. Perpaduan ketiga motif batik ini ternyata bisa menghasilkan look busana yang unik dan sesuai konsep yang mau saya kenalkan," ujar Angel saat dihubungi, Selasa (22/3/2022). 

Ia menamai busananya kali ini dengan koleksi 'Warrior'. Sesuai dengan namanya, busana rancangan siswi SMP ini menampilkan look bak seorang ksatria. Koleksi Warrior ini didesain supaya cocok dikenakan anak muda. 

"Busana ini memang berbeda dengan koleksi busana sebelumnya. Di mana biasanya saya membuat ready to wear atau baju pesta, namun kali ini membuat busana untuk cosplay bertema Warrior atau Ksatria. Busananya untuk anak muda jadi desainnya memang disesuaikan," papar Angel. 

Terkait kombinasinya dengan batik, Angel menjelaskan, karena batik punya banyak  filosofi termasuk tentang ksatria dalam perwayangan. Oleh karena itu, ia menggunakan batik tulis dari Madura, Solo dan Jogja karena motifnya sesuai.

"Motif batik Madura, Solo dan Jogja yang saya pilih kali ini adalah motif-motif yang menceritakan soal filosifi pewayangan. Di mana mereka merupakan ksatria dalam cerita zaman dulu," kata Angel.

Tak hanya menggabungkan tiga motif batik berbeda, busana bernuansa gelap tersebut juga memakai gabungan bahan kulit dan denim. Denim sendiri selalu dipilih Angel karena merepresentasikan anak muda. Selain itu, denim juga dianggap mudah dipadupadankan. 

"Kali ini kita menggunakan armour berbahan kulit untuk menambahkan unsur ksatria. Proses pembuatan keseluruhan tidak lama sekitar dua minggu untuk 6 busana ini. Tiga busana laki-laki dan tiga busana perempuan. Untuk perempuan modelnya one piece semua," jelas Angel. 

Melalui koleksi ini Angel ingin membuktikan bahwa batik bisa dibuat menjadi berbagai fashion item yang menarik, termasuk busana cosplay

"Karena saya ingin membutikkan batik bisa juga dibuat cosplay. Dengan konsep demikian anak muda akan semakin tertarik dan mencintai batik Indonesia," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved