Berita Tulungagung
Dishub Tulungagung Ujicoba Car Free Day, Mulai A Yani Timur dan Diponegoro
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung akan memulai ujicoba Car Free Day (CFD), Minggu (27/3/2022).
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung akan memulai ujicoba Car Free Day (CFD), Minggu (27/3/2022).
Ujicoba ini dilakukan setelah ada pelonggaran kebijakan di tengah menurunnya kasus Covid-19.
Menurut Kepala Dishub Tulungagung, Galih Nusantoro, tahap uji coba ini dimulai dari Jalan Diponegoro dan Jalan A Yani Timur.
"A Yani Timur kami tutup sampai batas Pemda. Lalu ke titik nol sampai ke Jalan Diponegoro," tutur Galih, Senin (21/3/2022).
Simpang empat TT akan ditutup dari arah barat untuk kendaraan bermesin.
Namun untuk wilayah alun-alun masih bisa dimasuki kendaraan bermotor.
Alasannya ada masyarakat yang berkegiatan di Masjid Agung Al-Munawar maupun di Pendopo Kabupaten.
Untuk masuk ke wilayah alun-alun hanya bisa lewat Jaksa Agung Suprapto atau depan Kodim 0807 Tulungagung.
"Jadi yang membedakan dengan CFD sebelumnya, selama uji coba wilayah alun-alun masih kami buka untuk kendaraan bermotor," sambung Galih.
CFD atau hari tanpa kendaraan bermotor ini bertujuan untuk memberi kebebasan warga beraktivitas.
Selain itu para pedagang kaki lima (PK5) juga diberi kesempatan untuk menjajakan dagangannya.
Dishub bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Tulungagung untuk mendata pada pedagang kaki lima ini.
"Car free day ini juga salah satu upaya untuk mendukung kebangkitan ekonomi warga. Makanya nanti PK5 dikoordinir Satpol PP untuk berjualan selama CFD," terang Galih.
Untuk tahap awal, CFD akan diberlakukan hingga pukul 09.00 WIB dan akan dievaluasi lagi.
Selama CFD Pemkab Tulungagung juga memantau ketaatan warga dalam menerapkan protokol kesehatan.
Sebab prasyarat untuk melakukan kegiatan di tempat publik seperti CFD adalah protokol kesehatan.
"Ada ruang publik yang kita ciptakan untuk aktivitas warga, sambil kita kontrol perilaku Prokes masyarakat," tegasnya.
Sebenarnya CFD sudah sempat dilakukan saat kasus Covid-19 varian Delta sudah menurun.
Namun terjadi kenaikan kasus lagi yang disebabkan varian Omicron.
Varian ini menyebar lebih cepat, dengan dampak yang lebih ringan.
Terbukti pasien yang membutuhkan perawatan medis sangat minim, dan mayoritas sembuh dengan isolasi mandiri.
Kini setelah kasus Omicron bisa dikendalikan, CFD kembali dimulai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/uji-coba-car-free-day-tulungagung.jpg)