Viral Pendeta Saifuddin

Video Viral Pendeta Minta Hapus 300 Ayat Al - Quran akan Diusut oleh Bareskrim Polri

Polisi akan mendalami video Saifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama (Menag) agar 300 ayat di Al Quran dihapus

Penulis: Farid Mukarom | Editor: faridmukarrom
Kolase Foto Kompas.com dan Akun Youtube Saifuddin
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (kiri) dan Saifuddin Pendeta yang minta Menag Hapus 300 Ayat Alquran 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Polisi akan mendalami video Saifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama (Menag) agar 300 ayat di Al Quran dihapus.

Dikutip dari Kompas.com Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Dedi Prasetyo menyatakan video tersebut akan didalami oleh tim Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim.

"Polri khususnya Dit Siber Bareskrim akan mendalami isi konten video tersebut," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis
(17/3/2022).

Seperti yang diketahui sebelumnya jika viral di media sosialvideo berdurasi 9 menit yang diunggah di Youtube pada Senin (14/3/2022).

Saifuddin Pendeta yang viral di media sosial
Saifuddin Pendeta yang viral di media sosial (Tangkapan Layar Youtube Saifuddin)

Dimana Saifudin Ibrahim menyampaikan pernyataan yang menuai kontroversi.

Belakangan Saifudin Ibrahim telah menghapus video tersebut dari akun Youtubenya.

Diketahui Saifudin meminta Menag Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Al Quran.

Selain itu Saifudin juga menyatakan sudah sering menyampaikan permintaannya itu ke Menag. "Saya sudah mengatakan berulang kali kepada Pak menteri Agama dan inilah menteri agama yang saya kira menteri agama yang toleransi dan damai tinggi terhadap minoritas," ucap Saifudin.

Biodata Saifuddin

Sementara itu inilah profil Pendeta Saifuddin Ibrahim, sosok yang membuat gaduh setelah pernyataannya soal radikalisme dan usulan menghapus 300 ayat Alquran.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved