Berita Nganjuk

OSS Sempat Trouble, DPMPTSP Nganjuk Siap Percepat Proses Perizinan Usaha Lewat Perencanaan Mandiri

DPMPTSP Kabupaten Nganjuk berupaya melakukan percepatan kemudahan perizinan berusaha dan persetujuan bangunan gedung.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi saat memberikan arahan dalam Rakor percepatan proses pengurusan perizinan usaha yang sempat terkendala OSS. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk berupaya melakukan percepatan kemudahan perizinan berusaha dan persetujuan bangunan gedung.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, upaya mendorong untuk menindaklanjuti berbagai perizinan yang ada dengan Online Single Submission (OSS) terus dilakukan. Apalagi sekarang ini untuk pengurusan perizinan dapat melalui OSS sehingga perizinan sangat dimudahkan.

"Kami minta DPMPTSP dan para pengusaha menyusun atau mengajukan izin sesuai regulasi di sistem OSS. Pelayanan perizinan merujuk pada satu pintu saja di DPMPTSP. Dan untuk perizinan yang ada kami harap bulan ini bisa dilaksanakan dan diselesaikan," kata Marhaen Djumadi, kemarin.

Dikatakan Marhaen Djumadi, pihaknya seringkali menerima pengaduan terkait lamanya proses perizinan usaha dan pendirian bangunan gedung dari sejumlah pengusaha.

Dampak dari lambatnya pengurusan perizinan tersebut, para pengusaha menjadi bimbang untuk bisa membuka usahanya di Kabupaten Nganjuk.  Kondisi tersebut harus bisa diatasi dengan mempercepat proses perizinan usaha yang diajukan oleh para pengusaha.

"Kondisi demikian harus diperhatikan oleh OPD terkait, jangan sampai pengusaha atau investor yang akan masuk ke Nganjuk membatalkan niatnya gara-gara kesulitan melakukan pengurusan izin usaha dan sebagainya," ucap Marhaen Djumadi.

Sementara Kepala DPMPTSP Kabupaten Nganjuk, Sudrajat mengatakan, terkait keterlambatan keluarnya izin usaha bukan karena dari pihaknya maupun pemohon. Namun murni terjadi kendala pada OSS yang mengalami trouble dari pusat kendali di Jakarta.

"Namun sesuai dengan arahan Bapak Plt Bupati, ada solusi supaya tidak menyalahi aturan. Yaitu dengan perencanaan mandiri dan itu bisa dilaksanakan untuk mempercepat proses perizinan usaha," kata Sudrajat.

Dan hingga sekarang ini, tambah Sudrajat, ada sebanyak 46 dari 84 izin usaha yang telah memenuhi kriteria persyaratan, dan akan diproses lebih lanjut. Diharapkan dalam waktu tidak lama perizinan usaha tersebut bisa segera diselesaikan dan dikeluarkan serta disampaikan ke pemohon.

"Yang pasti, DPMPTSP akan berupaya maksimal memproses pengajuan perizinan usaha dan lainya sesuai aturan yang berlaku. Apalagi sekarang ini semuanya sudah bisa dilakukan secara online," tutur Sudrajat. (aru/Achmad Amru Muiz) 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved