Breaking News:

Harga Kedelai Naik

Menteri Perdagangan Sebut Kebijakan Tiongkok Jadi Penyebab Kenaikan Harga Kedelai di Tanah Air

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyebut kebijakan Tiongkok menjadi pemicu kenaikan harga kedelai di tanah air. 

Editor: eben haezer
tribunjatim/fikri firmansyah
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi (kanan) melakukan peninjauan ke Pasar Tambakrejo, Surabaya. Jumat (18/2/22). 

Reporter: Fikri Firmansyah/Sofyah Arif Candra

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyebut kebijakan Tiongkok menjadi pemicu kenaikan harga kedelai di tanah air. 

Hal itu dia sampaikan ketika meninjau Pasar Tambakrejo di Surabaya.

Mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Seriikat itu mengatakan, bahwa harga kedelai naik karena terganggu produksinya.

"Terganggu produksinya, karena permintaan dari negara Tiongkok (China). Jadi, Tiongkok saat ini tengah menginstrusikan kepada industri perternakan mereka, yang mengharuskan  membeli secara lebih besar, sehingga harganya naik luar biasa," ungkap Mendag Lutfi, Jumat (18/2/2022).

Dikatakan Lutfi, saat ini pun pihaknya tengah menangani persoalan ini.

"Jadi saat ini, saya telah proses final dengan bersama Kementerian Perekonomian, yang mana untuk mengatur supaya bebannya terhadap pengrajin dan masyarakat bisa dipikul bersama-sama. Kami targetkan minggu depan sudah beres," tegas Mendag Lutfi.

Berdampak

Kenaikan harga kedelai berdampak terhadap produksi tahu di desa Kertobanyon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Mereka sangat terdampak lantaran kedelai merupakan bahan baku utama pembuatan tahu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved