Berita Blitar

Kapasitas Pengunjung Tempat Wisata Makam Bung Karno Kota Blitar Kembali Dibatasi 75 Persen

Jumlah pengunjung tempat wisata Makam Bung Karno Kota Blitar kembali dibatasi maksimal 75 persen dari kapasitas maksimal saat penerapan PPKM Level 2.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Petugas di pintu masuk pusara Bung Karno Kota Blitar meminta pengunjung menggunakan aplikasi PeduliLindungi, Jumat (18/2/2022).  

TRIBUNMATARAMAN.com I BLITAR - Jumlah pengunjung tempat wisata Makam Bung Karno Kota Blitar kembali dibatasi maksimal 75 persen dari kapasitas maksimal saat penerapan PPKM Level 2.

Para pengunjung juga wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) Pencegahan penyebaran Covid-19. 

"Karena Kota Blitar kembali berada di Level 2, sesuai aturan kapasitas pengunjung tempat wisata dibatasi maksimal 75 persen," kata Kabid Pengelolaan Kawasan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar, Heru Santoso, Jumat (18/2/2022). 

Heru mengatakan penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata Makam Bung Karno juga diperketat. 

Para pelaku wisata dan pengunjung diwajibkan memakai masker saat berada di kawasan wisata Makam Bung Karno. 

"Untuk pengunjung yang akan masuk ke pusara Bung Karno harus menunjukkan kartu vaksin atau pakai aplikasi PeduliLindungi," ujarnya. 

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Toto Robandiyo mengatakan aktivitas masyarakat di Kota Blitar kembali menyesuaikan aturan di PPKM Level 2.

Kapasitas pengunjung tempat wisata di daerah Level 2 dibatasi maksimal 75 persen. 

"Untuk rumah makan tetap bisa makan di tempat dengan durasi maksimal satu jam dengan kapasitas 75 persen pada siang dan 50 persen pada malam. Jam operasional sampai pukul 00.00 WIB," kata Toto. 

Sedang di perkantoran, kata Toto, Satgas Covid-19 sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Blitar. 

BKD mengeluarkan surat edaran bagi ASN yang sakit diminta kerja dari rumah. 

"ASN yang kondisi sehat tetap kerja di kantor dengan penerapan protokol kesehatan ketat," ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Blitar kembali berada di PPKM Level 2 setelah hampir empat bulan berada di PPKM Level 1.

Salah satu faktor penyebab status PPKM di Kota Blitar naik dari Level 1 ke Level 2, yaitu, laju penularan Covid-19 tinggi dalam sepekan lalu. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved