Berita Kediri
Pemkot Kediri Gandeng Ecoton Untuk Wujudkan Kota Tanpa Sampah
Pemkot Kediri bekerjasama dengan Ecoton dalam tata kelola sampah untuk menuju Zero Waste City atau Kota Tanpa Sampah.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Pemkot Kediri bekerjasama dengan lembaga Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) dalam tata kelola sampah untuk menuju Zero Waste City atau kota tanpa sampah.
Saat ini limbah sampah di Kota Kediri mencapai 140 ton - 150 ton per hari dan seluruhnya dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) di kawasan Klotok.
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menjelaskan, pengelolaan sampah dengan konsep zero waste dilakukan secara desentralisasi atau tidak terpusat di TPA.
"Sudah ada pemanfaatan dan pemilahan sampah di tingkat paling bawah. Sampah yang bisa dijual disetor ke bank sampah, kami sudah siapkan aplikasinya," jelas Abdullah Abu Bakar, Kamis (10/2/2022).
Dijelaskan, sampah organik seperti dedaunan dan limbah sayuran faktanya juga bisa dimanfaatkan menjadi makanan ternak.
"Konsep ini akan mengurangi jumlah sampah yang akan dikirim ke TPA. Juga mencegah masyarakat buang sampah sembarangan, apalagi ke sungai, itu tidak boleh terjadi lagi,” harapnya.
Diungkapkan, zero waste city ini juga dilakukan di level global. Kota Kediri berkomitmen untuk mendukung penuh dan berharap semua warga juga mendukung. "Kita ini dilintasi oleh Sungai Brantas, jangan sampai limbah sampah kita mencemari sungai lagi," ungkapnya.
Sementara Daru Setyorini, Program Leader Zero Waste Cities mengatakan, telah dua bulan timnya berada di Kota Kediri, tepatnya di Kelurahan Tempurejo yang menjadi proyek percontohan awal hingga kelak akan diaplikasikan ke kelurahan lain di Kota Kediri.
Kota Kediri diharapkan menjadi contoh kota yang mau menerapkan konsep zero waste city. Ecoton akan mendampingi selama 4 bulan, mulai peningkatan kapasitas petugas di tempat pengolahan sampah sementara (TPS3), sinergi dengan kelurahan, hingga edukasi masyarakat. "Kami berharap bapak wali kota ikut terlibat mendorong program ini,” jelasnya.
Sesuai rencana, Pemkot Kediri akan menggelar pameran Brantas Xoxo pada 21 Februari 2022.
Di ajang itu, yang dipamerkan antara lain instalasi botol plastik, booth mikroplastik dan pengecekan kualitas air untuk publik, booth zero waste cities, Pokka Store, pameran foto tentang limbah sungai, berbagai program diskusi dan juga instalasi pohon harapan.