Berita Trenggalek

Warga Binaan Rutan Trenggalek Diajari Melukis, Karya Laku Hingga Rp 1,5 Juta

Beberapa warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Trenggalek menekuni seni melukis. Lukisannya laku sampai jutaan Rupiah

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Seorang warga binaan rutan Trenggalek saat sedang melukis 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Beberapa warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Trenggalek menekuni seni melukis.

Saban hari, mereka meluangkan waktu untuk mencoret-coret kanvas dengan cat dan alat lainnya hingga menghasilkan sebuah karya lukisan.

Ini merupakan salah satu kegiatan baru warga binaan Rutan Trenggalek yang tak sekadar pengisi waktu luang, tapi juga bernilai ekonomi.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Trenggalek, Zainal Fanani menjelaskan, ada sekitar tujuh narapidana yang menekuni seni melukis di galeri seni rutan.

Mereka memang orang-orang yang punya hasrat untuk melukis, meski sebelumnya tak memiliki pengetahuan dan keahlian apapun di bidang seni lukis.

“Jadi awalnya mereka kami kumpulkan. Kami beri diklat sekitar dua pekan untuk mengetahui dasar-dasar seni lukis,” kata Zainal, Rabu (2/2/2022).

Dasar-dasar yang diajarkan dalam pelatihan itu, antara lain, proses pembuatan kanvas untuk melukis, ilmu soal gradasi dan pencampuran warna, hingga jenis-jenis aliran lukisan.

Di galeri itu, para narapidana melukis sesuai dengan keinginan masing-masing. 

“Ada yang suka melukis abstrak, ada yang suka melukis realis, ada juga yang sukanya membuat sketsa. Macam-macam,” sambung Zainal.

Tak sekadar mengisi waktu luang, lukisan yang dibuat oleh para narapidana juga laku dijual.

Zainal menjelaskan, sudah beberapa kali pihaknya menjual dan menerima pesanan lukisan dari berbagai daerah.

“Kemarin kami ada pesanan dari Jakarta. Dan sudah kami kirim ke sana,” tutur dia.

Nilai jual lukisan yang dibuat oleh para narapidana juga bervariasi. Ada yang harganya ratusan ribu rupiah. Tapi ada juga yang tembus di atas Rp 1 juta.

“Rentang harganya yang pernah itu antara Rp 200 ribu sampai Rp 1,5 juta,” ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved