Breaking News:

Berita Kediri

Bupati Kediri Mas Dhito Jamin Alokasi Ketersediaan Pupuk Subsidi untuk Petani di Wilayahnya

Petani yang membutuhkan pupuk bersubsidi bisa langsung mencari di kios tani. Pupuk semua ada di kios.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Farid Mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat berada di Kecamatan Purwoasri ngobrol bersama petani  

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Kediri.

Kabar baik yang diucapkan Bupati Mas Dhito ini seiring dengan kesulitan petani yang dialami selama beberapa waktu terakhir terkait ketersediaan pupuk bersubsidi.

Padahal Kabupaten Kediri termasuk kabupaten paling cepat kedua di Jawa Timur yang mengeluarkan regulasi alokasi pupuk bersubsidi

Melalui SK Bupati nomor 188.45/21/418.08/2022 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian Kabupaten Kediri telah ditetapkan pada 10 Januari 2022.

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito dalam acara pertemuan dengan petani organik mengakui begitu Surat Keputusan (SK) Gubernur turun, pihaknya segera mengeluarkan SK bupati terkait alokasi pupuk bersubsidi itu.

"Kabupaten kediri nomor dua di Jawa Timur yang mengeluarkan SK terkait pupuk," kata Mas Dhito.

Pada tahun 2022 ini, alokasi pupuk bersubsidi untuk jenis Urea sebanyak 38.659 ton, SP-36 sebanyak 1.260 ton, NPK 26.665 ton.

Kemudian untuk Pupuk Organik Granul (POG) sebanyak 13.219 ton dan Pupuk Organik Cair (POC) sebanyak 2.844 ton.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat berada di Kecamatan Purwoasri ngobrol bersama petani 
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat berada di Kecamatan Purwoasri ngobrol bersama petani  (TribunMataraman.com/Farid Mukarrom)

Adapun, harga ecer tertinggi (HET) pupuk bersubsidi untuk jenis Urea Rp 2.250 per kg, pupuk SP-36 Rp 2.400 per kg, pupuk ZA Rp1.700 per kg, pupuk NPK Rp 2.300 per kg. Kemudian, pupuk organik granul Rp 800 per kg, dan pupuk organik cair Rp 20.000 per liter.

Pendistribusian pupuk bersubsidi yang dulunya berdasar SK Kepala Dinas Pertanian, diakui saat ini harus ada SK Gubernur, kemudian bupati.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved