Breaking News:

Berita Blitar

Dianggap Ribet, Komisi I Usulkan Seragam Gratis Untuk Siswa Kota Blitar Diberikan Berupa Kain

Komisi I DPRD Kota Blitar merekomendasi pengadaan seragam sekolah gratis untuk siswa kembali berupa kain dan ongkos jahit. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi.  

TRIBUNMATARAMAN.com I BLITAR - Komisi I DPRD Kota Blitar merekomendasi pengadaan seragam sekolah gratis untuk siswa kembali berupa kain dan ongkos jahit. 

Komisi I menilai proses pengadaan seragam sekolah gratis berupa pakaian jadi ribet dan sering molor. 

"Kami rekomendasi, tahun ajaran baru ini, pengadaan seragam siswa kembali berupa kain dan ongkos jahit, tidak pakaian jadi," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi, usai kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Kota Blitar, Kamis (13/1/2022). 

Said mengatakan pengadaan seragam gratis berupa pakaian jadi ribet. 

Sebab, sebelum dilelang, penyedia harus mengukur tubuh para siswa untuk membuatkan seragam berupa pakaian jadi.

Selain itu, kata Said, setelah dilakukan evaluasi dan pengecekan lapangan ada seragam beberapa siswa yang kebesaran dan kekecilan. 

"Kami tanya ke dinas, katanya sudah ada perjanjian dengan pihak ketiga, kalau ada seragam yang kebesaran atau kekecilan bisa dikembalikan untuk ditukar seragam lagi," ujar politikus PDIP itu. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Samsul Hadi mengatakan akan mengusulkan ke Wali Kota agar pengadaan seragam gratis untuk siswa kembali berupa kain dan ongkos jahit. 

Karena, berdasarkan pengalaman, pengadaan seragam berupa pakaian jadi sering molor. 

Proses lelang pengadaan seragam berupa pakaian jadi harus menunggu ukuran dari masing-masing siswa. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved