Breaking News:

Berita Nganjuk

Polres Nganjuk Galakkan Patroli Wilayah Sasaran Tempat Rawan Bencana

Jika hujan lebat sebaiknya warga menghentikan aktivitas di sungai tersebut untuk segera berteduh mencari tempat yang aman.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Anggota polisi saat memantau debit air di Bendungan Badug untuk mengantisipasi potensi terjadinya banjir di wilayah Kabupaten Nganjuk setelah curah hujan cukup tinggi. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I NGANJUK - Pantauan kondisi wilayah potensi bencana alam banjir ditingkatkan oleh jajaran Polres Nganjuk.

Langkah tersebut dilakukan setelah tingginya aktifitas curah hujan di wilayah Kabupaten Nganjuk memasuki pekan kedua bulan Januari 2022 hingga menyebabkan genangan air di sejumlah lokasi.

Kapolsek Warujayeng Polres Nganjuk, Kompol Masherly Sutrisno, menjelaskan saat terjadi hujan cukup lebat pihaknya langsung mengerahkan personel untuk patroli kewilayahan.

Terutama di wilayah yang memiliki potensi besar terjadinya banjir dan pohon tumbang.

“Salah satunya di Bendungan Kedungsuko atau biasa dikenal dengan Bendungan Badug yang ada di Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk," kata Masherly Sutrisno, Rabu (12/1/2022).

Menurut Masherly, di bendungan tersebut menampung aliran air sungai yang cukup besar berasal dari beberapa sungai dari hulu di wilayah selatan yang notabene memiliki tingkat curah hujan cukup tinggi dari Pegunungan Wilis.

Oleh karenanya, dikatakan Masherly Sutrisno, jajaran Polsek Warujayeng selalu koordinasi dengan pihak pengelola pintu air bendungan Badug sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi terjadinya banjir.

"Hasil koordinasi kami dengan petugas pintu air bendungan Badug pada Selasa malam hingga Rabu ini dinyatakan kalau debit air masih dalam kondisi normal dan aman,” ucap Masherly.

Meski demikian, tambah Masherly, pihaknya akan tetap intens memantau dan koordinasi dengan petugas terkait.

Yakni memberikan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar bendungan maupun aliran sungai seperti memancing, menjala ikan atau yang sekadar suka nongkrong dan berswafoto agar lebih berhati-hati.

"Jika hujan lebat sebaiknya warga menghentikan aktivitas di sungai tersebut untuk segera berteduh mencari tempat yang aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Masherly Sutrisno didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved