Breaking News:

Berita Nganjuk

Tahun ini BNNK Nganjuk Optimalkan P4GN Melalui Desa Bersih Narkoba dan Fokus Ketahanan Keluarga

BNNK Nganjuk akan mengoptimalkan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui Desa Bersih Narkoba.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist/BNNK Nganjuk
Penyuluhan anti narkoba bagi siswa SMP Negeri se-Kabupaten Nganjuk yang diselenggarakan BNNK Nganjuk pada Desember 2021 lalu 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nganjuk akan mengoptimalkan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Hal itu sesuai dengan Refleksi P4GN tahun 2021 dan sambut Asa tahun 2022 BNN Nganjuk.

Penyuluh BNNK Nganjuk, Muklis Arianto menjelaskan, ada empat hal yang harus dilakukan BNNK dalam mewujudkan terbentuknya P4GN yang optimal. Diantaranya mewujudkan desa dan kelurahan yang Bersih Narkoba (Bersinar), dan fokus dalam ketahanan keluarga.

Disamping itu, berproses pada ketahanan remaja, serta fokus pada kabupaten dan kota yang tanggap ancaman bahaya narkoba.

"Karena Pandemi COVID-19, baru pertengahan tahun 2021 lalu empat hal tersebut baru bisa dilaksanakan BNNK Nganjuk. Untuk tahun 2022 ini empat hal tersebut akan lebih difokuskan lagi oleh BNNK," kata Muklis Arianto dalam talkshow Radio Suara Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk, kemarin.

Dalam pelaksanaan empat hal tersebut, dikatakan Muklis Arianto, kegiatan P4GN mempunyai tiga pola. Yakni pola kebijakan, pola pemberdayaan, dan pola pendampingan.

"Dengan tiga Pola tersebut diharapkan pelaksanaan P4GN bisa semakin dioptimalkan," ujar Muklis Arianto.

Terkait mewujudkan desa dan kelurahan Bersinar, menurut Muklis Arianto, BNNK Nganjuk berupaya mendorong adanya tiga hal yang harus dibuat. Yakni, kebijakan yang dibuat kepala desa, relawan anti-narkoba, dan aksi melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi.

"Ketiga hal itu merupakan satu kesatuan untuk mewujudkan Desa Bersinar di Kabupaten Nganjuk," tandas Muklis Arianto.

Sementara untuk ketahanan keluarga, tambah Muklis Arianto, harus dapat menyentuh dan merangkul keluarga. Kemudian ketahanan remaja difokuskan pada dialog intensif dengan dibekali materi terkait P4GN.

BNNK Nganjuk, imbuh Muklis Arianto, juga melakukan upaya melalui pola pemberdayaan masyarakat. Yang artinya memberi bekal kepada relawan terkait kenarkotikaan.

"Diharapkan relawan nantinya bisa menginformasikan kembali kepada masyarakat akan bahanya narkoba dan narkotika. Baik penyampaian informasi melalui penyuluhan, ceramah, maupun sosialisasi," tutur Muklis Arianto. (aru/Achmad Amru Muiz) 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved