Breaking News:

Berita Blitar

Kurangi Pengangguran, Pemkot Blitar Berencana Kirim Tenaga Kerja ke Korea Selatan

Untuk mengatasi masalah pengangguran di Kota Blitar, Pemkot Blitar berencana mengirim tenaga kerja dari Kota Blitar ke Korea Selatan. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario. 

TRIBUNMATARAMAN.com I BLITAR - Pemkot Blitar berencana mengirim tenaga kerja dari Kota Blitar ke Korea Selatan

Program pengiriman tenaga kerja ke Korea Selatan itu bagian upaya mengatasi masalah pengangguran di Kota Blitar

Rencana pengiriman tenaga kerja ke luar negeri itu melalui kerja sama antar pemerintah kabupaten/kota atau G to G.

Pemkot Blitar sudah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kabupaten Yeongdeok-Gun Korea Selatan pada 13 Desember 202 secara virtual.

Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario mengatakan sekarang sedang menyiapkan rencana pengiriman tenaga kerja dari Kota Blitar ke Korea Selatan

Tjutjuk meminta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Blitar berkonsultasi ke Kemendagri dan Kemenaker terkait rencana itu. 

"Kami minta beberapa OPD konsultasi ke pusat. Karena sejak Januari 2021 lalu ada larangan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri," kata Tjutjuk, Jumat (7/1/2022). 

Dikatakannya, dalam kerja sama itu, para tenaga kerja dari Kota Blitar akan bekerja di bidang pertanian dengan masa kontrak selama lima bulan di Korea Selatan

Menurutnya, selama masa kontrak lima bulan di Korea Selatan, para tenaga kerja dari Kota Blitar bisa mendapatkan gaji bersih lebih kurang Rp 60 juta.

"Tujuan kami, para tenaga kerja dari Kota Blitar bisa berwisata lima bulan dan dapat gaji. Kedua program ini juga untuk mengentaskan problem pengangguran di Kota Blitar. Ketiga jangan hanya jadi buruh di negeri orang. Pulang bawa uang digunakan untuk usaha," ujarnya.

Tjutjuk berharap pemerintah pusat menyetujui rencana Pemkot Blitar mengirim tenaga kerja ke Korea Selatan

Sebab, kerja sama dengan Korea Selatan bisa berkembang tidak hanya di bidang tenaga kerja tapi juga di bidang pendidikan dan kebudayaan. 

Jika sudah mendapat izin dari pemerintah pusat, kata Tjutjuk, Pemkot Blitar segera membuka pendaftaran program pengiriman tenaga kerja ke Korea Selatan.

"Kalau disetujui, ada persiapan selama dua bulan. Mulai pendaftaran, tes psikologi, tes kesehatan, dan pelatihan. Lalu melengkapi persyaratan dokumen seperti paspor dan lain-lain," katanya. (sha)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved