Breaking News:

Berita Nganjuk

Jaringan Pengedar Narkotika Bojonegoro Serbu Wilayah Nganjuk, Berakhir di Terali Jeruji Besi

Lima pengedar narkotika jenis sabu dari Bojonegoro yang menyerbu wilayah Nganjuk ditangkap Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Sejumlah barang bukti yang diamankan dari lima tersangka pengedar dan pengguna narkotika jenis sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. (ist) 

TRIBUNMATARAMAN.COM I NGANJUK - Lima pengedar narkotika jenis sabu dari Bojonegoro yang menyerbu wilayah Nganjuk ditangkap Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Tersangka yang kini mendekam di tahanan Polres Nganjuk masing-masing MA (20) karyawan restoran, MSA (21) kuli bangunan keduanya warga Desa Suwaloh, ASS (24) kuli serabutan warga Desa Balenrejo, ES (28) kuli serabutan, dan AS (50) kuli serabutan keduanya warga Desa Kedungbondo yang kesemuanya di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.

Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk, AKP Pujo Santoso, menjelaskan dari tangan lima tersangka, petugad mengamankan barang bukti berupa satu klip plastik diduga berisi sabu seberat 0,48 gram, berbagai jenis pembungkus, peralatan isap, dua motor, sejumlah handphone, sejumlah uang, dan sebagainya.

"Saat ini, kelima tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut," kata Pujo Santoso didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Jumat (7/1/22022).

Penangkapan jaringan pengedar narkotika jenis sabu berawal informasi dari masyarakat yang diterima tim Rajawali Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Dalam indormasi itu disebutkan di sekitar salah satu hotel di Desa Pehserut Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk diduga ada peredaran narkotika.

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari lima tersangka pengedar dan pengguna narkotika jenis sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. (ist)
Sejumlah barang bukti yang diamankan dari lima tersangka pengedar dan pengguna narkotika jenis sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. (ist) (Istimewa)

"Informasi tersebut langsung dilakukan dan ditindaklanjuti penyelidikan oleh tim Rajawali 19 Satresnarkoba," ucap Pujo Santoso.

Dari penyelidikan tersebut, dikatakan Pujo Santoso, ada aktifitas peredaran dan penggunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh dua orang tersangka. Yakni MA dan MSA yang langsung diamankan saat berada di halaman sebuah hotel tersebut.

Kedua tersangka langsung digeledah dan ditemukan barang bukti satu klip plastik sabu, sejumlah pembungkus, berbagai peralatan hisap sabu, dan sebagainya.

"Keduanya tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar dan pengguna sabu setelah ditemukan sejumlah barang bukti. Dan keduanya langsung diamankan di Mapolres Nganjuk," ujar Pujo Santoso.

Dalam pemeriksaan, ungkap Pujo Santoso, dua tersangka tersebut mengaku mendapatkan sabu dari tersangka ES. Saat diamankan terangka ES mengaku mendapatkan sabu dari tersangka ASS, yang selanjutnya terangka ASS mendapatkan sabu dari AS.

Dimana ketiga tersangka pengedar tersebut beserta barang bukti diamankan tim Rajawali Satresnarkoba Polres Nganjuk di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Untuk seorang yang mengirim sabu kepada tersangka dari Pasuran saat ini masih dalam pengembangan.

"Para tersangka pengedar sabu yang kami amankan tersebut akan dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam dengan hukuman hingga 20 tahun penjara," tutur Pujo Santoso.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved