Breaking News:

Berita Kediri

Wali Kota Kediri Ingatkan Mitigasi Bencana Sungai untuk Cegah Banjir dan Longsor 

Evaluasi yang dilakukan dari hasil pemantauan ada beberapa material sampah yang harus dibersihkan termasuk endapan sedimen tanah di sungai.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Didik Mashudi
Petugas meninjau salah satu tanggul di Sungai Kedak, Kota Kediri yang terancam ambrol. 

TRIBUNMATARAMAM.COM I KEDIRI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri bersama Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri memetakan titik-titik yang harus secepatnya dibersihkan. 

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan pentingnya mitigasi bencana untuk mencegah terjadinya banjir dan longsor di kawasan sungai

"Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga lingkungan dengan menggiatkan lagi kerja bakti dan jangan lagi buang sampah di sungai," ujar Abdullah Abu Bakar, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Bocah Laki-laki Dibuang Orang tuanya di Jalan dari Mobil Sedan Hitam, Menangis Kejer Panggil Mamanya

Baca juga: Persik Kediri Banyak Belanja Pemain Sayap untuk Pertajam Lini Serang Macan Putih

Baca juga: Javier Roca Optimistis Persik Raih 3 Poin Hadapi Borneo FC, Jaga Konsentrasi Penuh Hadapi Pesut Etam

 

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Indun Munawaroh menjelaskan, pembersihan penting dilakukan dari material sampah dan endapan lumpur.

Kegiatan ini untuk mengantisipasi terjadinya genangan saat hujan deras tiba.

Pemantauan dilakukan antara lain di Sungai Kedak di Kelurahan Pojok, Sungai Bayak di Kelurahan Gayam dan Sungai Kedak di Kelurahan Ngampel. 

Evaluasi yang dilakukan dari hasil pemantauan ada beberapa material sampah yang harus dibersihkan termasuk endapan sedimen tanah di sungai.

 "Di Sungai Bayak itu ada beberapa endapan sedimen tanah. Kalau intensitasnya hujan tinggi, debit air tinggi dan meluap," jelasnya.

Pihaknya bersinergi dengan instansi lainnya untuk secepatnya melakukan pembersihan sungai, mengantisipasi genangan ketika curah hujan tinggi. 

Baca juga: Desa di Tulungagung Yang Dilewati Tol Sudah Diketahui, Berikut Nama Desa dan Kecamatannya

Baca juga: Spekulan Tanah di Tulungagung Mulai Bergerilya Cari Titik Lokasi Tol Tulungagung - Kediri

Baca juga: Tragis Nenek di Tulungagung Dijambret Hingga Jatuh dari Motor, Kepala Membentur Aspal

"Takutnya ini nanti bisa merusak kaki jembatan. Kalau hujan tinggi kelihatan kotor, jadi memang sebagai langkah antisipasi kita akan pembersihan," jelas Indun. 

Sementara Kepala DLHKP Kota Kediri, Mohamad Anang Kurniawan, menjelaskan pihaknya siap bersinergi untuk pembersihan sungai di Kota Kediri, sebab kegiatan juga bentuk kepedulian kebersihan lingkungan.

 "Kita dukung apapun kegiatan yang intinya untuk kepedulian kebersihan lingkungan," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved