Breaking News:

Berita Kediri

Mulai Pekan Depan Siswa Kelas 6 SD dan Siswa SMP di Kota Kediri Sekolah Offline

Pemkot Kediri memutuskan mulai pekan depan akan memberlakukan masuk 100 persen bagi siswa yang duduk di bangku kelas 6, 7, 8 dan 9.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.com/didik mashudi
Siswa SD masuk bilik sterilisasi yang disiapkan di halaman sekolah di Kota Kediri. 

TRIBUN MATARAMAN.COM-KEDIRI 
Pemkot Kediri memutuskan mulai pekan depan akan memberlakukan masuk 100 persen bagi siswa yang duduk di bangku kelas 6, 7, 8 dan 9 di wilayah Kota Kediri. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri Marsudi Nugroho menjelaskan, kebijakan itu diambil setelah evaluasi yang telah dilakukan dan sesuai atas Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang telah ditandatangani 21 Desember 2021. 

"Kalau pekan ini masih 50 persen yang masuk, tapi nanti pekan depan yang 100 persen kelas 6, 7, 8 dan 9. Masuk Senin depan setiap hari, jadi tidak lagi gantian," jelas Marsudi Nugroho, Senin (3/1/2022).

Sementara untuk siswa kelas 1-5 juga masih masuk setiap hari untuk sekolah, namun tetap dengan kapasitas 50 persen, sehingga jadwal masuk bergantian. 

Dinas Pendidikan Kota Kediri sudah mengajukan izin terkait dengan rencana anak-anak masuk 100 persen ke sekolah. 

Selain itu, Dinas Pendidikan juga sudah melakukan sosialisasi kepada sekolah baik SD maupun SMP di seluruh wilayah Kota Kediri. 

Jumlah SD di Kota Kediri ada 135 sekolah baik negeri dan swasta sedangkan yang SMP negeri ada 8 dan yang SMP swasta ada 25, tersebar di seluruh wilayah Kota Kediri.

"Kami sudah teruskan yang sesuai SKB 4 Menteri, Disdik izin ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Kediri dengan konsep seperti itu dan sudah koordinasi dengan sekolah termasuk Dinkes," jelasnya.

Terkait dengan Covid-19 yang hingga kini terus ada termasuk adanya varian Omicron yang mulai masuk ke Jatim, Marsudi mengatakan hal ini juga menjadi pembahasan yang serius di Dinas Pendidikan. 

Namun, sesuai hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri, yang terpenting adalah protokol kesehatan dipatuhi.

"Hasil koordinasi dengan Dinkes, tetap prokes intinya. Vaksinasi juga tetap jalan, tapi jika nanti apakah dihentikan atau kembali 50 persen, tergantung situasi. Yang jelas saat ini sekolah siap menerapkan prokes," kata Marsudi.

Sebelumnya, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menargetkan dalam tempo satu bulan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun bisa selesai.

"Percepatan vaksinasi untuk anak ini juga bagian dari mengantisipasi varian Omicron, yang saat ini sudah masuk ke Surabaya," jelasnya.(didik mashudi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved