Senin, 13 April 2026

Berita Trenggalek

Dimulai Hari Ini, 40 Ribu Anak di Trenggalek akan Divaksin Covid-19

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dimulai di Kabupaten Trenggalek, Senin (3/1/2022).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.com/aflahul abidin
Vaksinasi anak di SDN 2 Surodakan, Kabupaten Trenggalek, Senin (3/1/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dimulai di Kabupaten Trenggalek.

Vaksinasi hari pertama digelar di SDN 2 Surodakan di Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Senin (3/1/2022).

Sekitar 500 siswa di sekolah tersebut mulai divaksin jenis Sinovac.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek meninjau proses vaksinasi anak tersebut.

Secara total, jumlah anak di Kabupaten Trenggalek yang akan divaksin sebanyak 44.124 anak.

Jumlah itu baru anak yang bersekolah di SD di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek.

Jumlah sasaran juga akan ditambah dari siswa yang bersekolah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Trenggalek.

"Sekarang kami mulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Tentu ini bisa dilaksanakan karena kami sudah melampaui target 70 persen dosis pertama untuk umum dan 60 persen lansia," kata Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Mas Ipin berharap, dengan divaksinnya anak-anak, kekebalan komunal di Kabupaten Trenggalek dapat secepatnya terbentuk.

Sehingga penyebaran virus Covid-19 terutama varian omicron dapat ditangkal.

Kepala Dinas Kesehatan Pegendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Saeroni menjelaskan, vaksinasi untuk akan akan digelar di sekolah-sekolah.

"Hari ini kami launching di SDN 2 Surodakan ini," kata Saeroni.

Ia menjelaskan, cepat-lambatnya vakasinasi anak tergantung pada ketersediaan dosis vaksin.

Untuk kemampuan tenaga kesehatan, Kabupaten Trenggalek mengklaim mampu menyuntikkan sebanyak 11 ribu dosis vaksin dalam sehari.

"Tergantung dari vaksin Sinovac yang ada. Untuk stok kami masih ada 80 ribu dosis. Dan itu terdiri dari semua jenis vaksin untuk dosis satu maupun dosis dua," ungkapnya.

Pantauan di SDN 2 Surodakan, vaksinasi anak berjalan cukup lancar. Meskipun, ada beberapa siswa yang fobia jarum suntik sehingga perlu bujukan khusus agar mereka bisa tervaksin. (fla)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved