Breaking News:

Berita Nganjuk

Truk Pengangkut Air Mineral Terguling Muatan Berserakan, Ini Pemicunya

kecelakaan truk diakibatkan faktor manusia yakni pengemudi nekat mendahului kendaraan di depanya dari kiri tanpa melihat kondisi jalan menyempit.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Anas Miftakhudin
Amru muiz
Kondisi truk pengangkut air mineral yang terguling setelah gagal menyalip kendaraan lain dari sebelah kiri di jalan raya Desa Lobeser Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk.  

TRUBUNMATARAMAN.COM I NGANJUK - Truk pengangkut air mineral terguling di jalan raya Desa Lobeser Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk. Akibatnya muatan yang diangkut berserakan, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Indra Budi Wibowo menjelaskan, kecelakaan tunggal itu berawal dari truk Toyota Dyna nopol AG 8651 VI yang dikemudikan, Eko Susanto (35) warga Desa Kedungsari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri berjalan dari arah timur ke barat.

Sesampai di TKP pengemudi truk pengangkut air mineral tersebut berupaya mendahului kendaraan tidak dikenal dari  sebelah kiri.

"Rupanya saat mendahului atau menyalip kendaraan lain dari sebelah kiri tersebut pengemudi kurang memperhatikan situasi dan kondisi jalan," kata Indra Budi Wibowo, Kamis (30/12/2021).

Pengemudi truk, dikatakan Indra Budi, kehilangan kendali truk ketika mendahului dari sebelah kiri dan kurang mendapat ruang hingga akhirnya truk selip dan oleng hingga akhirnya terguling ke sebelah kiri. Hal itu menyebabkan muatan air mineral yang diangkutnya berserakan di bahu jalan.

"Dalam kejadian tersebut pengemudi beserta temanya selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ucap Indra Budi Wibowo.

Berdasar olah TKP, kecelakaan truk tersebut diakibatkan faktor manusia yakni pengemudi nekat mendahului kendaraan didepanya dari sebelah kiri tanpa melihat kondisi jalan menyempit hingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan tersebut.

"Pengemudi telah diminta keterangan Piket Satlantas dan muatan berupa air mineral juga telah dirvakuasi untuk memperlancar arus lalu lintas di sekitar lokasi. Untuk kerugian materi kami perkirakan sekitar Rp 5 juta," tutur Indra Budi Wibowo.  

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved