Breaking News:

Berita Trenggalek

PNS Trenggalek Diajak Mengenali dan Mempromosikan Desa Wisata di Trenggalek

Para pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Trenggalek diajak untuk mengenal lebih dekat desa wisata agar juga bisa mempromosikannya.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.com/aflahul abidin
Para PNS yang lulus ujian dinas saat berada di area desa wisata Beji Maron di Kabupaten Trenggalek, Selasa (28/12/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Para pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Trenggalek diajak untuk mengenal lebih dekat desa wisata agar juga bisa mempromosikannya.

Sebanyak 161 PNS yang baru saja lulus ujian dinas diajak untuk mendatangi salah satu desa wisata dalam momentum pengarahan dan penyampaian hasil ujian, Selasa (28/12/2021).

Desa wisata yang menjadi jujugan adalah Desa Wisata Beji Maron yang berada di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari.

Desa ini menjadi salah satu dari program 100 desa wisata yang digagas Pemkab Trenggalek.

Desa ini menjadi binaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Sekadar diketahui, tiap organisasi perangkat daerah di Kabupaten Trenggalek diwajibkan untuk mendampingi desa wisata hingga berhasil tumbuh.

"Lokasi desa wisata Beji Maron ini dipilih untuk mengenalkan desa waisata yang tengah dikembangkan oleh warga setempat. Sebanyak 100 desa wisata kami siapkan untuk mengungkit kebangkitan ekonomi masyarakat pasca Covid-19," tutur Pj Sekda Kabupaten Trenggalek Anik Suwarni.

Anik menyambut baik langkah BKD Kabupaten Trenggalek untuk mengajak para PNS yang lulus ujian dinas ke lokasi desa wisata.

"Ini sebagai langkah yang tepat untuk mengenalkan desa wisata, sekaligus menjalankan regulasi peraturan kepegawaian," tuturnya.

Dengan datang ke desa wisata, para ASN bisa mengenal lebih dekat keunggulan-keunggulan kepariwisataan di Kabupaten Trenggalek.

Lebih-lebih mereka juga bisa mempromosikan desa wisata secara tak langsung.

"Karena desa wisata menjadi prioritas pemkab sebagai daya ungkit ekonomi. Tentunya perlu upaya-upaya dan kolaborasi dari semua pihak untuk memperkenalkannya. Apalagi Trenggalek telah mendeklarasikan diri sebagai kota wisata," ujarnya.

Soal ujian dinas yang dijalani oleh para PNS itu, Anik menyebut itu sebagai perwujudan regulasi peratauran kepegawaian.

"Semua orang harus meningkatkan kopetensi, tidak hanya ASN, masyarakat juga harus meningkatkan kopetensi. Karena nantinya kegiatan masyarakat akan bergeser tidak dilakukan di hotel-hotel, bisa dilakukan di desa wisata," ungkap dia.

Dalam kegiatan itu, para ASN juga berdonasi untuk mendukung pengembangan desa wisata Beji Maron. (fla)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved