Breaking News:

Berita Tulungagung

Ditemukan Lagi BPNT Dipaketkan dan Nilainya Berkurang, Warga Diminta Menuntut ke Ewarong

Korda Bantuan Sosial Pangan (BSP), Aditya Prasoni, mengatakan seharusnya tidak ada BPNT yang dipaketkan.

Penulis: David Yohanes | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Farid Mukarrom
5 paket BPNT yang diterima warga Kecamatan Tulungagung, diperkirakan senilai Rp 744.000 dari Rp 1.000.000 yang seharusnya diberikan.  

TRIBUNMATARAMAN.COM I TULUNGAGUNG- Perbaikan penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Tulungagung hanya isapan jempol.

Pasalnya, sampai saat ini masih terjadi pelanggaran yang sudah lama terjadi.

Seperti bantuan yang sudah dipaketkan sehingga warga tidak bisa membeli sesuai dengan kebutuhannya.

Selain itu nilai paket yang disalurkan ke warga kurang dari Rp 200.000, seperti ketentuan nilai BPNT.

Temuan terbaru di Kecamatan Tulungagung, lima paket BPNT senilai Rp 1.000.000 hanya disalurkan dengan nilai sekitar Rp 744.000 saja.

"Sejauh ini belum ada perbaikan. Masih sama seperti dulu, nilainya tak sesuai," ucap seorang warga berinisial HD.

Menurutnya, pelayanan BPNT sempat mengalami perbaikan setelah ada pejabat Kementerian Sosial datang ke Tulungagung.

Ketika itu sedang marak keluhan warga karena BPNT yang dipaketkan dan nilainya kurang dari Rp 200.000.

Namun setelah satu dua kali dibebaskan, sistem paket kembali diberlakukan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved