Breaking News:

Berita Kediri

Taman Kota Ditutup, Mal di Kota Kediri Tetap Boleh Buka Saat Malam Tahun Baru

Pemkot Kediri memperbolehkan mal tetap buka saat malam tahun baru. Namun, taman kota ditutup.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.com/didik mashudi
Pengunjung Taman Brantas Kota Kediri tetap mendapatkan pengawasan dari petugas selama Nataru, Minggu (26/12/2021). 

TRIBUN MATARAMAN.com | KEDIRI - 
Pemkot Kediri membuat kebijakan khusus menjelang tahun baru 2022 dengan tetap mengizinkan mall dan pusat perbelanjaan buka serta menutup fasilitas publik berupa taman kota.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menjelaskan, pemerintah kota tetap menjaga agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Namun juga mendorong agar roda perekonomian tetap berjalan.

"Tanggal 31 Desember kita akan tutup taman untuk mengurangi mobilitas. Taman kita tutup, saya khawatirnya semua personel terdistribusi kemana-mana, khawatir agak kendor untuk jaga. Kalau pusat perbelanjaan tidak  tutup," kata Abdullah Abu Bakar, Minggu (26/12/2021).

Selain itu selama Nataru juga tidak dibolehkan ada keramaian seperti pesta kembang api karena saat ini masih pandemi Covid-19, sehingga rasa prihatin juga harus diutamakan dulu.

"Kapolres juga tidak bolehkan keramaian, tidak usah kembang api, kita prihatin dulu," jelasnya. 

Walikota  juga optimistis pelaksanaan Nataru di Kota Kediri berjalan dengan lancar dan tertib. Beragam simulasi juga dilakukan guna mengantisipasi kemacetan selama Nataru ini. 

Diingatkan kepada masyarakat  tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi, saat ini ada varian baru Omicron. Aplikasi PeduliLindungi juga harus tetap digunakan di tempat umum baik gereja maupun pusat perbelanjaan. 

"Pemerintah juga melakukan karantina orang yang dari luar negeri, InsyaAllah Omicron tidak sampai masuk Kediri. Mudah-mudahan tidak ada penularan, karena kami sudah memvaksin banyak warga Kediri," ungkapnya. 

Sementara Kepala Satpol PP Kota Kediri, Eko Lukmono menambahkan, siap melakukan tugas sehingga ketentraman dan ketertiban tetap dipatuhi warga karena saat ini masih pandemi Covid. 

Petugas tetap melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan masyarakat di ruang publik seperti taman dan GOR Jayabaya Kediri.  

Petugas juga tidak ragu memberikan sanksi bagi warga yang melanggar aturan prokes.

"Sanksi yang diberikan berupa teguran hingga surat peringatan. Pengusaha juga harus mematuhi jam buka, sesuai dengan aturan di PPKM level 1," tegasnya.(didik mashudi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved