Breaking News:

Wisata Tulungagung

NATARU Destinasi Wisata Tulungagung Tetap Buka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi oleh Pengelola

Intinya menegaskan pelaksanaan protokol kesehatan di destinasi wisata. Relawan dan Satgas akan disiapkan untuk membantu.

Penulis: David Yohanes | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/David Yohanes
Suasana Pantai Gemah di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I TULUNGAGUNG - Seluruh destinasi wisata di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung diperbolehkan buka selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal ini menjawab pertanyaan dari para pengelola destinasi wisata yang bersiap tutup.

Sebab sebelumnya ada kabar destinasi wisata tutup dari 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, mengatakan dasar operasional destinasi wisata berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 tahun 2021.

Suasana Pantai Gemah di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung.
Suasana Pantai Gemah di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung. (TribunMataraman.com/David Yohanes)

Di dalamnya tidak ada larangan buka untuk destinasi wisata, namun dengan pengaturan yang ketat.

"Yang diperbolehkan hanya 75 persen dari kapasitas. Jadi bukan ditutup, tapi dibatasi," terang Handono, Kamis (23/12/2021).

Sebelumnya Kapolres bersama Forkopimda Tulungagung melihat langsung sejumlah destinasi wisata. 

Nantinya Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (STPPC) tingkat kecamatan hingga desa kembali diefektifkan.

Mereka akan bekerja sama dengan relawan dari pihak pengelola destinasi wisata yang akan mengatur jumlah kunjungan.

"Misalnya volumenya sudah, harus dilakukan penutupan. Nanti teknis akan dilakukan petugas di lapangan," sambung Handono.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved