Breaking News:

Berita Tulungagung

Penganiayaan Hewan Meningkat Dipicu Hasrat Membuat Konten Medsos yang Kebablasan

Menurut Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdanu Tona, penganiayaan terhadap hewan biasanya terjadi di kota-kota dengan tingkat stres tinggi.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.com/david yohanes
Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdanu Tona (kanan) saat ditemui di Kejari Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Animal Defenders Indonesia menangani 30  kasus kekerasan terhadap hewan selama 2021.

Kasus ini meningkat dibanding 2020, yang terdata sebanyak 20 kasus.

Jika di tahun 2020 tidak ada kasus yang diproses, tahun 2021 ada 7 kasus yang masuk proses hukum.

Baca juga: Aktivis Perlindungan Hewan Kecewa, Sidang Pertama Kasus Kucing Dicekoki Ciu Ditunda Minggu Depan

Empat di antaranya telah masuk pengadilan, satu di antaranya dugaan kucing yang dicekoki ciu di Tulungagung.

Menurut Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdanu Tona, penganiayaan terhadap hewan biasanya terjadi di kota-kota dengan tingkat stres tinggi.

"Makanya ketika ini terjadi di Tulungagung, kami kaget. Karena Tulungagung wilayah yang adem ayem,"  ucap Doni, saat di Kantor Kejaksaan Negeri Tulungagung, Selasa (21/12/2021).

Dari semua kasus yang ditangani Animal Defenders Indonesia, mayoritas adalah penganiayaan terhadap kucing.

Motif terbesarnya adalah demi konten untuk diunggah di media sosial.

Doni menyebut hal ini karena kebebasan ekspresi di media sosial yang kebablasan.

"Banyak yang terjangkit sindrom "look at me", sehingga berlomba-lomba mencari perhatian dengan cara yang salah," terangnya.

Rata-rata pelaku mencari kesenangan dengan membuat penderitaan hewan.

Selain itu perilaku penganiayaan terhadap hewan ada korelasi terhadap kondisi kejiwaan.

Perilaku tersebut bisa berkembang dengan sasaran manusia.

"Penganiayaan terhadap hewan adalah hal yang keliru. Perilaku ini  berpotensi meningkat dari sasaran hewan ke manusia," pungkas Doni. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved