Berita Nganjuk

Kunker ke Nganjuk, Puan Maharani Dicurhati Petani Bawang Merah Soal Harga Jual Pasca Panen

Ketua DPR RI, Puan Maharani dicurhati petani bawang merah saat melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Ketua DPR RI, Puan Maharani melakukan tanam bawang merah di area persawahan sentra Pertanian Bawang Merah di Desa Mojorembun Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk.  

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Ketua DPR RI, Puan Maharani dicurhati petani bawang merah saat melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Para petani bawang merah itu mengeluhkan soal pupuk dan harga jual bawang merah pasca panan. 

Mendengar keluhan Petani Bawang Merah tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani berjanji mencarikan solusi dan berkoordinasi dengan Pemerintah.

"Kami mendengarkan keluhan dari bapak dan ibu para petani Bawang Merah, kami akan bawa permasalahan itu dan bicarakan dengan Pemerintah," kata Puan Maharani dalam dialog dengan para Petani Bawang Merah di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, Selasa (21/12/2021).

Dijelaskan Puan Maharani, persoalan stok dan harga pupuk serta harga komoditas saat panen selalu turun pada umumnya menjadi keluhan dari para Petani.

Bukan hanya dari Petani Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk, tetapi Petani dari komoditas Pertanian di daerah lainya juga selalu mengeluhkan hal yang sama.

"Oleh karena itu, setelah mendengar langsung keluhan tersebut dari Petani membuat kami memang harus ikut mencarikan solusi terbaik saat ini, termasuk kuota pupuk bersubidi untuk Kabupaten Nganjuk akan coba kami bicarakan untuk ditambah," ucap Puan Maharani.

Sementara salah satu Perwakilan Petani Bawang Merah, Bisri mengatakan, Petani sekarang ini sangat prihatin dengan harga jual hasil panen Bawang Merah yang rendah.

Bahkan, dalam setahun belakangan ini di masa Pandemi Covid-19 harga Bawang Merah tidak pernah naik hanya dikisaran Rp 12 ribu per kilogramnya. Terlebih pada saat panen sekarang ini harga Bawang Merah kembali turun dikisaran Rp 6 ribu hingga Rp 9 ribu per kilogramnya.

"Ini yang membuat Petani Bawang Merah tidak mendapat keuntungan dan justru buntung karena harga rendah tidak menutupi biaya operasional," kata Bisri yang memiliki sekitar 2 hektar lahan Bawang Merah tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved