Breaking News:

Berita Tulungagung

Kejaksaan Menahan Mantan Direktur PDAM Tulungagung, Tersangka Korupsi Sambungan MBR 2016-2018

Kejari Tulungagung akhirnya menahan mantan Dirut PDAM Tulungagung, Hariyono, yang tersandung kasus korupsi.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.com/david yohanes
Mantan Dirut PDAM Tulungagung, Hariyono saat hendak ditahan oleh Kejari Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG
Rabu (22/12/2021) pukul 12.45 WIB, Hariyono, mantan Direktur PDAM Cahaya Tirta Agung Kabupaten Tulungagung turun dari lantai 2 Kantor Kejaksaan Negeri Tulungagung, Rabu (22/12/2021).

Hariyono mengenakan rompi warna kuning bertuliskan tahanan.

Mantan orang nomor satu di PDAM Kabupaten Tulungagung ini telah ditetapkan tersangka korupsi sambungan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun. 2016-2018.

Dari lantai dua, Hariyono digiring masuk ke mobil dinas Kejari Tulungagung, Nissan Evalia untuk dititipkan ke Cabang Rutan Kelas 1 pada Kejaksaan Tinggi Surabaya.

"Hari ini dilakukan pelimpahan tahap dua, pelimpahan tersangka dan barang bukti," terang Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo.

Lanjut Agung, tersangka dititipkan ke Surabaya karena besok, Kamis (23/2021) berkas perkaranya langsung didaftarkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi di Surabaya.

Sebelumnya Hariyono menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk memastikan bebas Covid-19.

Dalam kesempatan ini Hariyono juga menitipkan uang pengembalian kerugian negara sebesar Rp 120 juta.

"Dari hitungan kerugian negera berdasar hitungan BPKP sebesar Rp 478 juta, tersangka menitipkan Rp 120 juta. Pengembalian ini inisiatif tersangka," ujar Agung.

Dana tersebut dimasukkan rekening penitipan di Bank Mandiri.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved