Breaking News:

Berita Trenggalek

Mayoritas Warga Trenggalek Lulusan SD, Disdukcapil: Kesadaran Melaporkan Tingkat Pendidikan Rendah

Warga Kabupaten Trenggalek didominasi oleh lulusan sekolah dasar (SD) sederajat. Disdukcapil menyebut tingkat kesadaran melaporkan pendidikan rendah.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK – Warga Kabupaten Trenggalek didominasi oleh lulusan sekolah dasar (SD) sederajat.

Data yang terhimpun di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Trenggalek mencatat, jumlah warga lulusan SD sederajat sebanyak 262 ribu jiwa per Oktober 2021.

Jumlah itu terbilang mendominasi dibanding lulusan lain. Di bawah lulusan SD, penduduk Trenggalek paling banyak adalah lulusan SMP sederajat berjumlah 143 ribu orang.

Lalu, penduduk yang tidak atau belum bersekolah sebanyak 123 ribu.

Sementara lulusan SMA sederajat berjumlah 107 ribu orang. Disusul warga belum tamat SD sebanyak 94 ribu orang, lulusan S-1 sebanyak 23 ribu orang, D-1 dan D-2 sebanyak 2,7 ribu, dan D-3 4,1 ribu.

Selanjutnya, warga lulusan S-2 sebanyak 970 orang dan lulusan S-3 hanya 25 orang.

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Trenggalek, Ririn Eko Utoyo menjelaskan, data yang terhimpun di dinas yang ia pimpin bisa berbeda dengan kondisi riil di lapangan.

Penyebabnya, jumlah warga yang tidak memperbarui data pendidikannya di Disdukcapil tergolong tinggi.

Hal ini terjadi karena kesadaran masyarakat akan pentingnya pelaporan pendidikan terakhir masih sangat rendah.

“Kendala di kami, masyarakat kurang aktif untuk segara melaporkan tingkat pendidikan terakhir seiring dengan kelulusannya,” kata dia, Selasa (21/12/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved