Berita Kediri

Wabup Kediri Buka Kejuaraan Catur dan Kukuhkan Percasi Kabupaten Kediri

Wabup Kediri, Dewi Maria ulfa membuka kejuaraan catur se-kabupaten Kediri dan mengukuhkan pengurus Percasi Kabupaten Kediri.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.com/farid mukarrom
Peserta kejuaraan catur yang digelar Percasi Kabupaten Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa membuka kejuaraan catur se-Kabupaten Kediri dan mengukuhkan Pengurus Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Kabupaten Kediri di Pendapa Panjalu Djayati Minggu (19/12/2021).

Kegiatan ini sebagai langkah dan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap olahraga catur.

Dewi Maria Ulfa berharap di Kabupaten Kediri banyak memperoleh bibit yang dapat mendulang prestasi di kancah Jawa Timur hingga Nasional.

"Saya harapkan ini tidak lagi menjadi agenda rutin tahunan semata. Event ini harus menjadi titik awal pembibitan dan pembinaan olahraga kabupaten kediri yang harus dilaksanakan dengan konsisten," ujarnya.

Dewi Maria Ulfa juga menyampaikan kepada para atlet olahraga Catur agar bermain dengan baik, beretika dan bermartabat. Sehingga menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kediri Jawa Timur.

"Saya juga menyampaikan apresiasi dan sampaikan terimakasih kepada Percasi Kabupaten Kediri yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini," pungkasnya.

Rendy Agatha, Ketua Umum Percasi Kabupaten Kediri menyampaikan, kegiatan hari ini atas izin Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

"Percasi ini sudah mati suri lebih dari 4 tahun. Dan alhamdulilah atas komitmen bersama dari Bupati Kediri, akhirnya kita sudah ada kegiatan lagi hari ini," ujarnya.

Kata Randy, peserta turnamen ini berasal dari pelajar SD, SMP, SMA / SMK dan Umum.

"Untuk yang tingkat SMA sebagai momentum untuk latihan sebelum kejuaraan di Porprov Jatim," jelasnya.

Sementara itu terkait peserta yang senior (umum) dalam hari ini, menurut Randy ada yang dari NTB, Sumatra dan Makassar.

"Untuk jumlah peserta mencapai 224, sebenarnya bisa lebih dari itu. Karena kita menerapkan protokol kesehatan. Jadi kita batasi jumlah pesertanya," terangnya.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved