Breaking News:

Berita Kediri

Pemkot Kediri Uji Coba Operasi Pasar Murni Secara Online

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri menyelenggarakan uji coba operasi pasar murni (OPM) yang digelar secara online.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
Ist
kurir mengirimkan pesanan barang operasi pasar murni yang digelar  Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Minggu (19/12/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri menyelenggarakan uji coba operasi pasar murni (OPM) yang digelar secara online.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, inovasi operasi pasar murni dengan sistem online ini sangat efektif.

Pesanan online mengurangi kerumunan, karena saat ini masih pandemi Covid-19. 

"Ini memudahkan pembeli yang tidak bisa datang ke lokasi OPM offline. Rupanya, sistem online ini juga tak kalah ramai diserbu pembeli," ungkapnya, Minggu (19/12/2021).

Sedangkan harga OPM offline dan online juga dibuat sama. Beras dijual seharga Rp 47.500 per 5 kg, gula pasir seharga Rp 10.500 per kg, telur ayam Rp 22.500 per kg dan minyak goreng Rp 14.000 per botol isi 1 liter.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Tanto Wijohari menjelaskan, petugas sempat kewalahan dengan order yang membeludak dari masyarakat. Dalam sehari ada sekitar 120 pesanan. 

"Ada 120 pesanan dalam sehari. Animo masyarakat Kediri luar biasa. Kami sempat kewalahan, karena admin terbatas, tenaga terbatas, tapi tetap kami layani masyarakat dengan sistem COD," jelasnya.

Kata dia, banyak suka duka dengan sistem ini. Dengan online, bisa mengurangi kerumunan, namun juga membeludaknya pesanan. 

Sedangkan kendala di lapangan seperti pemesan ternyata mencantumkan alamat yang lama, sedangkan dia tinggal di alamat baru.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved