Breaking News:

Erupsi Semeru

Dimotori Bupati Mas Dhito, Donasi Erupsi Semeru dari ASN Pemkab Kediri Terkumpul Uang Rp 641 Juta

Mas Dhito berharap donasi yang berhasil dikumpulkan masyarakat dan ASN di Kabupaten Kediri dapat bermanfaat bagi korban erupsi Gunung Semeru.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Farid Mukarrom
Bantuan logistik yang dikirimkan oleh Pemkab Kediri untuk korban erupsi gunung Semeru 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI  Penggalangan donasi untuk korban erupsi Gunung Semeru yang digagas Bupati Hanindhito Himawan Pramono dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di Kabupaten Kediri berhasil terkumpul dana lebih dari Rp 500 juta.

Penggalangan donasi yang dipusatkan melalui rekening Bank Jatim atas nama kabupaten Kediri Peduli Semeru itu dibuka sejak tanggal 7 sampai dengan 15  Desember 2021.

Keseluruhan hingga pukul 00.00 WIB jumlah donasi yang terkumpul sebesar Rp 641.522.980.

"Ini merupakan kepedulian Kabupaten Kediri untuk korban erupsi Gunung Semeru," ujarnya.

Mas Dhito berharap donasi yang berhasil dikumpulkan masyarakat dan ASN di Kabupaten Kediri dapat bermanfaat bagi korban erupsi Gunung Semeru. 

Bantuan logistik yang dikirimkan oleh Pemkab Kediri untuk korban erupsi gunung Semeru
Bantuan logistik yang dikirimkan oleh Pemkab Kediri untuk korban erupsi gunung Semeru (TribunMataraman.com/Farid Mukarrom)

Selain dalam bentuk uang, donasi juga banyak dalam bentuk barang dan dikumpulkan di Posko Kabupaten Kediri Peduli Semeru yang berada di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menambahkan, untuk penggalangan donasi itu sebelumnya rencananya ditutup hingga tanggal 14 Desember. 

Bantuan logistik yang dikirimkan oleh Pemkab Kediri untuk korban erupsi gunung Semeru
Bantuan logistik yang dikirimkan oleh Pemkab Kediri untuk korban erupsi gunung Semeru (TribunMataraman.com/Farid Mukarrom)

Namun karena minat masyarakat untuk mengumpulkan donasi masih tinggi, akhirnya diperpanjang satu hari sampai 15 Desember.

"Untuk donasi barang sebagian telah kita kirim, tapi karena disana (posko penampungan bantuan di Lumajang) penuh, sementara ada yang masih belum kita kirimkan," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved