Berita Trenggalek

Naik 2 Kali Lipat Lebih, Pelaksanaan Pilbup Trenggalek 2024 Butuh Anggaran Rp 72,6 Miliar

biaya pemilihan bupati dan wakil bupati Trenggalek pada 2024 diperkirakan berkisar di angka Rp 72.6 miliar, nai 2 kali lipat dibanding Pilbup 2020

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Meski masih hampir tiga tahun lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek telah menghitung perkiraan biaya pemilihan bupati dan wakil bupati pada 2024.

Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi mengatakan, rencana anggaran untuk pilbup berkisar di angka 72,6 miliar.

“Itu yang untuk pemilihan bupati dan wakil bupati saja. Kalau yang pemilu presiden, pileg, berbeda,” kata Gembong, Kamis (16/12/2021).

Nilai itu naik dua kali lipat lebih dibanding realisasi anggaran pilbup 2020. Waktu itu, KPU Trenggalek mendapat anggaran naskah perjanjian hibah daerah (BPHD) senilai Rp 34,9 miliar.

Dari nilai itu, dana yang terpakai hanya sekitar Rp 29,9 miliar.

Kenaikkan anggaran yang cukup drastis itu disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, KPU Trenggalek akan menstandarkan honor para petugas yang bekerja selama pilbup.

Pada pilbup tahun lalu, ia menyebut, honor yang diberikan kepada para petugas tergolong di bawah standar.

“Yang kemarin [honornya] kami sesuaikan, karena anggarannya kecil,” tutur Gembong.

Selain itu, KPU Trenggalek juga merencanakan anggaran untuk alat pelindung diri (APD) apabila pelaksanaan pilbup mendatang masih bernuansa pandemi Covid-19.

“Tahun lalu, APD kami terima dari KPU pusat. Kalau nanti, kemungkinan tidak lagi. Jadi kami anggarkan untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved