Breaking News:

Berita Trenggalek

Syarat Tak Terpenuhi, Kabupaten Trenggalek Belum Bisa Mulai Vaksinasi Anak

Vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun belum bisa dilakukan di Kabupaten Trenggalek karena belum memenuhi syarat.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMKN Pogalan, kabupaten Trenggalek, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNMATARAMAN. com | TRENGGALEK – Vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun belum bisa dilakukan di Kabupaten Trenggalek.

Soalnya, wilayah tersebut belum memenuhi syarat cakupan vaksinasi total dosis pertama minimal 70 persen dan vaksinasi lansia 60 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Saeroni, Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Trenggalek Butuh Tambahan Vaksinasi 200 Orang Per Desa Untuk Mencapai Target Level 1 PPKM

Seperti diketahui, pemerintah pusat memutuskan akan memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun mulai Selasa (14/12/2021).

Jumlah sasaran vaksinasi ini sekitar 26,5 juta anak. Jumlah itu berdasarkan data sensus penduduk 2020.

“Kami untuk saat ini belum bisa memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun karena kami belum memenuhi syarat,” ujar Saeroni.

Untuk saat ini, total vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Trenggalek mencapai 65,94 persen dari sasaran. Jumlah itu setara 383.906 orang.

Untuk lansia, capaiannya masih di angka 55,92 persen, atau 56.440 orang.

Dengan capaian itu, Kabupaten Trenggalek masih membutuhkan sekitar 30 ribu dosis vaksin agar bisa memenuhi syarat untuk memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Saeroni menjelaskan, pihaknya kini gentol menggandeng pihak-pihak terkait agar vaksinasi Covid-19 bisa berjalan masif di Kabupaten Trenggalek.

“Seperti kemarin kami menggandeng Koarmada II TNI AL untuk menggelar vaksinasi di Pasar Pon. Kami berusaha untuk mempercepat agar target itu tercapai,” sambung dia.

Merujuk keterangan resmi di laman Kementerian Kesehatan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun akan dilakukan secara bertahap.

Pada tahap pertama, sebanyak 8,8 juta jiwa anak akan divaksin. Mereka berasal dari 106 kabupaten/kota di 11 provinsi yang telah memenuhi syarat minimal vaksinasi, termasuk Jawa Timur.

Kabupaten/kota tersebut berada di provinsi Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved