Breaking News:

Berita Trenggalek

KLHK Respons Mas Ipin Soal Pelepasan Kawasan Hutan Untuk Pemukiman Warga Terdampak Bendungan Bagong

KLHK merespons permintaan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin soal pelepasan kawasan hutan untuk permukiman warga terdampak Bendungan Bagong.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Bupati Trenggalek hadir dalam audiensi antara tim terpadu dari KLHK, pemkab Trenggalek, dan warga terdampak pembangunan Bendungan Bagong terkait kedatangan tim terpadu untuk menilai permintaan 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merespons permintaan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin soal pelepasan kawasan hutan untuk permukiman warga terdampak Bendungan Bagong.

Tim terpadu utusan KLHK saat ini telah berada di Kabupaten Trenggalek untuk meninjau permintaan Bupati yang disampaikan lewat surat beberapa waktu lalu itu.

Tim ini berisi beberapa orang yang berasa dari berbagai unsur, seperti akademisi.

Tim ini bekerja di Trenggalek mulai Selasa (7/12/2021) hingga Rabu (13/12/2021).

Keberadaan mereka di Trenggalek untuk mengumpulkan fakta-fakta lapangan sebagai bahan pertimbangan terkait permintaan Bupati.

"Kemarin saya mendampingi tim terpadu dari KLHK yang berisi semua stakeholder, yang ingin menjawab surat kami soal permohonan pelepasan kawasan hutan untuk permukiman kembali warga terdampak Bendungan Bagong," kata Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, Rabu (8/12/2021).

Kedatangan tim itu, kata Mas Ipin, untuk mengklarifikasi dan mengkaji permohonan yang ia sampaikan.

Termasuk juga menelaah apakah kawasan hutan memungkinkan untuk dijadikan sebagai permukiman secara geologi.

Soal lokasi kawasan hutan yang diincar sebagai permukiman warga, Mas Ipin menjelaskan, ada beberapa tempat.

"Banyak. Ada yang di desa Srabah, lalu ada yang masuk kawasannya Ngares, lalu ada kawsan hutan yang berada di Sumberdadi. Beragam lokasi dan itu sesuai aspirasi dari warga," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved