Press Release

Gandeng ULAP Denmark, UNTAG Surabaya Kenalkan Cloud Computing Untuk Kembangkan Desa Wisata Budaya

Untag Surabaya bekerjasama dengan NGO ULAP Denmark memperkenalkan teknologi cloud computing kepada warda desa Plunturan di Ponorogo.

Editor: eben haezer
ist
UNTAG Surabaya dengan NGO ULAP Denmark berkolaborasi mengadakan pelatihan literasi digital di desa plunturan. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kesepakatan MoU November 2021 lalu. 

TRIBUNMATARAMAN.com | PONOROGO - Merespon rancangan arah bidang kepariwisataan pemerintah pusat melalui pengembangan wisata berbasis budaya lokal, sejak 2020 UNTAG Surabaya membantu mendampingi upaya mewujudkan Desa Plunturan, kecamatan Pulung, kabupaten Ponorogo, sebagai desa wisata budaya

Desa Plunturan sendiri memang kaya akan budaya dan seni, diantaranya reyog pakem lama dan keberadaan reyog putri, seni reog ki onggopati, jathilan, dan seni gajah-gajahan.

Kesenian-kesenian tersebut rutin dipentaskan sebulan sekali setiap tanggal 25 pada acara rutinan desa yang dikenal dengan “selawenan”.

Sampai akhir tahun 2021 ini, UNTAG Surabaya terus melakukan pendampingan agar desa plunturan semakin dikenal oleh masyarakat.

UNTAG Surabaya dengan NGO ULAP Denmark berkolaborasi mengadakan pelatihan literasi digital di desa plunturan. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kesepakatan MoU November 2021 lalu.

Dalam pelaksanaannya, dosen Teknik informatika yang diwakili oleh Samsul Huda dan Niken dari Jurusan Teknik elektro mengenalkan teknologi cloud computing beserta penerapannya dalam pengembangan desa wisata budaya pada sabtu 4 desember 2021.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kelompok karang taruna desa, POKDARWIS (kelompok sadar wisata), serta mahasiswa/wi UNTAG Surabaya.

Samsul memaparkan bahwa ada beberapa aplikasi berbasis cloud yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan desa wisata.

Sebagai contoh google sites, layanan membuat website secara mudah dan gratis.

Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk membuat website dengan konten profil, katalog kegiatan beserta petunjuk menuju lokasi desa wisata budaya desa plunturan.

Untuk lebih mengenalkan layanan ini, Samsul sudah menyiapkan contoh desain website desa wisata budaya yang dibuat melalui layanan google sites. Website tersebut dapat diakses melalui perangkat PC, laptop dan juga mobile phone.

Tak kalah penting, juga dikenalkan aplikasi desain berbasis cloud canva. Dengan layanan ini, dapat dengan mudah membuat desain-desain poster, banner, story medsos maupun thumbnail youtube.

Layanan ini bisa dimanfaatkan untuk kelompok seni dan budaya serta kelompok UMKM dalam mengenalkan dan mempromosikan kesenian dan produk kesenian.

Kemudian, untuk mendukung keberlangsungan organisasi karang taruna beserta POKDARWIS yang fokus dalam pengembangan desa wisata budaya, dikenalkan beberapa aplikasi cloud lainnya. Apliaksi yang dikenalkan lebih condong untuk pemanfaatan organisasi, seperti aplikasi google drive, google docs, google sheet serta draw.io.

Diharapkan dengan pemanfaatan aplikasi cloud yang mudah dalam pengoperasian, gratis serta tidak membebani perangkat, akan membuat desa plunturan semakin berkembang dan sejalan dengan rancangan perwujudan desa plunturan sebagai desa wisata budaya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved